Home Market IHSG Ditutup Melonjak 1,15 Persen, BRIS hingga ICBP Bikin Investor Sumringah
Market

IHSG Ditutup Melonjak 1,15 Persen, BRIS hingga ICBP Bikin Investor Sumringah

Bagikan
IHSG melesat 1,15% ke level 7.174. BRIS jadi top gainer, sementara asing masih ramai jual BMRI dan BBCA.
Ilustrasi
Bagikan

finnews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Kamis (7/5/2026) di zona hijau setelah naik 81,85 poin atau 1,15% ke level 7.174. Penguatan ini memperlihatkan optimisme pelaku pasar yang kembali masuk ke bursa meski tekanan jual asing masih terjadi di sejumlah saham big caps.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat bergerak di level terendah 7.107 dan menyentuh posisi tertinggi 7.207. Pergerakan ini menunjukkan volatilitas pasar yang cukup aktif di tengah tingginya transaksi investor.

Nilai Transaksi Tembus Rp23,1 Triliun

Aktivitas perdagangan di pasar saham Indonesia terpantau ramai. Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp23,1 triliun. Rinciannya, nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp19,6 triliun, sedangkan pasar negosiasi mencapai Rp3,5 triliun.

Besarnya nilai transaksi ini menandakan minat investor terhadap saham-saham unggulan masih cukup tinggi, terutama pada sektor perbankan dan saham berbasis konsumsi.

BRIS Jadi Bintang, Saham Perbankan Ramai Diburu

Di jajaran saham KOMPAS100, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menjadi top gainer setelah melesat 9,64%. Kenaikan tajam BRIS membuat saham perbankan kembali mencuri perhatian pasar.

Selain BRIS, beberapa saham lain juga ikut melesat signifikan, yakni:

Top 5 Gainer KOMPAS100

1. BRIS +9,64%
2. BBYB +7,33%
3. PNLF +7,20%
4. PANI +6,65%
5. ICBP +5,51%

Penguatan ICBP juga memperlihatkan minat investor terhadap saham sektor consumer goods masih tetap kuat di tengah pergerakan pasar yang dinamis.

TPIA hingga AMMN Tertekan, Saham Energi Masih Berat

Meski IHSG menguat, tidak semua saham menikmati sentimen positif. Sejumlah emiten justru mengalami tekanan cukup dalam, terutama dari sektor energi dan petrokimia.

Top 5 Loser KOMPAS100

1. TPIA -10,20%
2. ESSA -8,84%
3. TAPG -7,94%
4. MEDC -7,85%
5. AMMN -7,20%

Penurunan tajam pada saham-saham tersebut memperlihatkan aksi profit taking masih membayangi beberapa sektor yang sebelumnya sempat menguat.

Asing Masih Net Sell, Tapi BBRI dan GOTO Tetap Diborong

Investor asing tercatat masih melakukan jual bersih di seluruh pasar sebesar Rp76,4 miliar. Meski demikian, aksi beli asing masih terlihat pada beberapa saham perbankan dan teknologi.

5 Saham Paling Banyak Dibeli Asing

1. INKP Rp347,5 miliar
2. BBRI Rp334,8 miliar
3. TINS Rp77,6 miliar
4. GOTO Rp68,0 miliar
5. BBNI Rp44,8 miliar

Bagikan
Written by
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho adalah Jurnalis ekonomi bisnis yang sudah malang melintang di berbagai platform media, mulai dari TV, koran, majalah hingga media siber. Saat ini merupakan pemimpin redaksi di jaringan FIN Media Group

Artikel Terkait
Saham dan mata uang Asia kompak menguat. Kospi dan Taiex cetak rekor baru, sementara IHSG ikut terbang 0,8%.
Market

Saham dan Mata Uang Asia Menggila! Kospi-Taiwan Cetak Rekor, IHSG Ikut Terbang

finnews.id – Pasar keuangan emerging market Asia kembali berpesta pada perdagangan Kamis...

Cara Kredit iPad Pro M4 di Marketplace, Gak Perlu Kartu Kredit dan Gajian Besar!
Market

Tinggalkan Marketplace, UMKM Beralih ke Website Sendiri

Fenomena pelaku usaha yang mulai beralih dari marketplace ke website mandiri kini...

Market

Liburan Unik di Kota Udang !! Metland Hotel Cirebon Tawarkan Aktivitas Panahan Gratis

finnews.id – Menghadirkan pengalaman menginap yang tidak biasa, Metland Hotel Cirebon kembali...

Market

Harga Tiket Konser Simple Plan 2026 di Jakarta dan Surabaya, Ini Detail Lengkapnya

finnews.id – Band pop-punk asal Kanada, Simple Plan, dipastikan akan kembali menyapa...