finnews.id – Pergerakan pasar saham Indonesia kembali mencuri perhatian. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (6/5/2026), namun di balik penguatan tersebut, investor asing justru mencatat aksi jual bersih yang cukup besar.

IHSG parkir di level 7.092 atau naik 35,36 poin setara 0,50%. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.127 dan terendah di 7.049. Kenaikan ini menunjukkan sentimen positif masih bertahan, meskipun tekanan dari aksi jual asing mulai terasa.

Transaksi Tembus Rp17,7 Triliun, Aktivitas Pasar Tetap Ramai

Nilai transaksi di seluruh pasar tercatat mencapai Rp17,7 triliun. Rinciannya, transaksi di pasar reguler (RG) mencapai Rp15,5 triliun, sementara pasar negosiasi (NG) menyumbang Rp2,2 triliun.

Angka ini mencerminkan aktivitas perdagangan yang tetap tinggi. Investor domestik tampak masih aktif memanfaatkan momentum, terutama di tengah fluktuasi yang terjadi sepanjang hari.

Saham Melejit: PSAB dan UNVR Pimpin Penguatan

Di jajaran saham unggulan KOMPAS100, beberapa emiten mencatat lonjakan signifikan. PSAB memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 11,76%, diikuti UNVR yang melonjak 10,06%.

Selain itu, TOBA menguat 7,76%, BKSL naik 6,60%, dan MBMA bertambah 6,50%. Kenaikan ini menunjukkan adanya minat beli yang cukup kuat di sejumlah sektor, meski tidak merata di seluruh pasar.

Saham Tertekan: HEAL hingga AMMN Masuk Zona Merah

Di sisi lain, tekanan jual juga terjadi pada sejumlah saham. HEAL menjadi top loser dengan penurunan 5,09%, disusul CUAN yang terkoreksi 4,62%.

PTRO turun 4,24%, SSIA melemah 3,48%, dan AMMN terkoreksi 3,38%. Pergerakan ini mencerminkan adanya aksi profit taking serta tekanan dari sentimen tertentu yang memengaruhi saham-saham tersebut.

Asing Net Sell Rp482 Miliar, Ini Saham yang Diborong

Meski IHSG menguat, investor asing justru mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp482 miliar di seluruh pasar. Angka ini menjadi sinyal penting yang patut dicermati pelaku pasar.