Home Market Amazon Prime Video Kucurkan Rp1,6 Triliun untuk Produksi Konten Berbahasa Prancis Tahun Ini
Market

Amazon Prime Video Kucurkan Rp1,6 Triliun untuk Produksi Konten Berbahasa Prancis Tahun Ini

Bagikan
Amazon Prime Video bakal kucurkan 90 juta euro tahun 2026 untuk film lokal Prancis.
Bagikan

finnews.id – Kabar menarik datang dari industri hiburan digital Eropa. Amazon Prime Video berkomitmen memperkuat posisinya di pasar konten dengan mengalokasikan dana segar yang fantastis.

Regulator telekomunikasi Prancis, ARCOM, baru saja mengumumkan bahwa layanan streaming raksasa ini akan menyuntikkan dana besar untuk memproduksi konten lokal yang berkualitas.

Investasi ini bukan sekadar angka, melainkan strategi besar untuk memenuhi regulasi ketat di Prancis sekaligus memanjakan penonton dengan tayangan berbahasa Prancis.

“Amazon Prime Video akan menginvestasikan setidaknya 90 juta euro ($105,95 juta) dalam produksi video dan film berbahasa Prancis di Eropa tahun ini, kata regulator telekomunikasi Prancis pada hari Kamis,” lapor pernyataan resmi ARCOM, Kamis, 7 Mei 2026.

Kenaikan Nilai Investasi hingga 110 Juta Euro

Nilai investasi tersebut ternyata bersifat fleksibel dan berpotensi meningkat drastis. Pemerintah setempat memberikan insentif khusus jika Amazon berani mempercepat penayangan film layar lebar mereka ke platform digital.

Jika Amazon merilis minimal satu film dalam waktu kurang dari 12 bulan setelah tayang perdana di bioskop, maka kewajiban investasinya naik menjadi 110 juta euro. Langkah ini bertujuan agar ekosistem sinematografi tetap hidup dan penonton bisa lebih cepat mengakses konten eksklusif.

Strategi Pertumbuhan Berbasis Pendapatan

Jika kita bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan. Pada tahun 2021, komitmen investasi tahunan hanya berada di angka 40 juta euro.

“Jumlah tersebut telah ditetapkan pada tahun 2021 sebesar 40 juta euro per tahun, katanya, menambahkan bahwa jumlah untuk tahun-tahun mendatang akan bergantung pada pendapatan penjualan Prime Video,” jelas ARCOM.

Aturan Ketat untuk Layanan Streaming di Prancis

Prancis memang terkenal sangat protektif terhadap budaya dan bahasa mereka. Agar bisa beroperasi secara legal, penyiar dan layanan pemutar video berlangganan wajib menyisihkan sebagian pendapatannya untuk memproduksi karya orisinal berbahasa Prancis atau konten Eropa.

Kebijakan ini memastikan bahwa kehadiran streaming global seperti Amazon tidak mematikan kreativitas sineas lokal, melainkan justru menjadi bahan bakar baru bagi industri perfilman dan serial televisi di wilayah tersebut.

Bagikan
Artikel Terkait
Market

Prediksi Lanxess: Harga Minyak Dunia Bakal Betah di Kisaran $100-$110 Per Barel!

finnews.id – Perusahaan raksasa kimia asal Jerman, Lanxess, memprediksi harga minyak dunia...

Saham dan mata uang Asia kompak menguat. Kospi dan Taiex cetak rekor baru, sementara IHSG ikut terbang 0,8%.
Market

Saham dan Mata Uang Asia Menggila! Kospi-Taiwan Cetak Rekor, IHSG Ikut Terbang

finnews.id – Pasar keuangan emerging market Asia kembali berpesta pada perdagangan Kamis...

IHSG melesat 1,15% ke level 7.174. BRIS jadi top gainer, sementara asing masih ramai jual BMRI dan BBCA.
Market

IHSG Ditutup Melonjak 1,15 Persen, BRIS hingga ICBP Bikin Investor Sumringah

finnews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Kamis (7/5/2026)...

Cara Kredit iPad Pro M4 di Marketplace, Gak Perlu Kartu Kredit dan Gajian Besar!
Market

Tinggalkan Marketplace, UMKM Beralih ke Website Sendiri

Fenomena pelaku usaha yang mulai beralih dari marketplace ke website mandiri kini...