Home Internasional Aksi Penembakan di Universitas Brown AS, Dua Tewas dan Delapan Kritis, Pelaku Buron
Internasional

Aksi Penembakan di Universitas Brown AS, Dua Tewas dan Delapan Kritis, Pelaku Buron

Bagikan
Penembakan
Ilustrasi penembakan di Amerika
Bagikan

finnews.id – Insiden penembakan mengguncang Universitas Brown, Providence, Rhode Island, Amerika Serikat, pada Sabtu (14/12/2025). Peristiwa tragis ini menewaskan dua orang, sementara delapan lainnya kritis dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Hingga saat ini, pelaku masih buron dan aparat setempat memberlakukan perintah berlindung di tempat (shelter in place) di sekitar area kampus.

Wali Kota Providence, Brett Smiley, mengonfirmasi dua korban meninggal dunia pada Sabtu sore. Delapan korban lainnya dilarikan ke Rhode Island Hospital dan dilaporkan berada dalam kondisi kritis namun stabil.

Pernyataan tersebut disampaikan Smiley dalam konferensi pers bersama aparat keamanan kota serta pejabat Universitas Brown.

Penembakan di Gedung Teknik

Pihak berwenang menjelaskan bahwa laporan darurat pertama diterima tak lama setelah pukul 16.00 waktu setempat. Kepolisian kampus Universitas Brown segera merespons, disusul oleh polisi Providence, petugas pemadam kebakaran, serta tim medis darurat.

Lokasi penembakan diketahui berada di Barus and Holley Engineering Building, sebuah gedung kampus yang digunakan sebagai ruang kelas dan laboratorium. Polisi langsung memasuki gedung dan melakukan penyisiran menyeluruh, namun tersangka belum berhasil ditemukan.

Menurut keterangan polisi, pelaku diduga seorang pria berpakaian hitam yang terlihat meninggalkan gedung usai kejadian. Hingga kini, motif penembakan masih belum diketahui dan belum ada penangkapan yang dilakukan.

Aparat setempat masih memberlakukan perintah berlindung di tempat di kawasan sekitar Universitas Brown. Warga dan civitas akademika diimbau untuk tetap berada di dalam ruangan dan tidak kembali ke area kampus hingga dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Pejabat pemadam kebakaran menyebutkan total 10 korban telah teridentifikasi. Dua orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara delapan lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis namun stabil.

Tim penyelamat bersama kepolisian terus menyisir sejumlah bangunan di area kampus guna memastikan tidak ada korban tambahan.

Penyelidikan kasus ini melibatkan berbagai lembaga penegak hukum, termasuk polisi negara bagian, Biro Investigasi Federal (FBI), serta Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF). Koordinasi antara aparat federal dan lokal terus dilakukan seiring penyelidikan yang masih berlangsung.

Sementara itu, Universitas Brown menyatakan tengah menyiapkan pusat reunifikasi keluarga dan akan menyampaikan perkembangan terbaru melalui saluran resmi kampus. Pihak universitas belum mengungkap identitas para korban, termasuk apakah mereka mahasiswa atau staf, dengan alasan proses penyelidikan masih berjalan.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Internasional

Cuma Modal Review Barang! Pekerja Konstruksi Ini Raup USD10 Ribu per Bulan dari Amazon Influencer

finnews.id – Pernah terpikir tidak kalau modal ulasan produk saja bisa bikin...

Internasional

Harga Minyak Dunia Meroket! Trump Lanjutkan Blokade Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

finnews.id – Harga minyak mentah kembali menunjukkan taringnya pada perdagangan Rabu ini....

Internasional

IPO SpaceX: Ambisi Terbesar Elon Musk Bangun Kerajaan Bisnis di Bulan dan Mars

finnews.id – Siapa sangka, ide raksasa yang kini bernilai triliunan dolar berawal...

Trump siapkan blokade Iran, pasar waspadai lonjakan harga minyak, inflasi global, serta tekanan baru terhadap ekonomi dan pasar keuangan.
Internasional

Trump Siapkan Blokade Iran, Ekonomi Global Terancam? Harga Energi dan Inflasi Berpotensi Melonjak

finnews.id – Ketegangan geopolitik kembali mengguncang pasar global. Rencana Presiden Amerika Serikat...