Home Ekonomi Pramono: Harga Pangan di Jakarta Aman Jelang Libur Nataru
Ekonomi

Pramono: Harga Pangan di Jakarta Aman Jelang Libur Nataru

Harga pangan dki

Bagikan
Bagikan

finnews.id –  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa harga berbagai kebutuhan pokok di ibu kota masih berada di level stabil menjelang momen Natal dan Tahun Baru. Ia menuturkan bahwa pemerintah daerah terus memantau kondisi pasar agar stok dan harga pangan tetap terkendali.

“Kita sudah memonitor hampir semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan dasar, beras, sayur-mayur, dan sebagainya, terutama cabe dan sebagainya, Jakarta relatif terkendalilah. Mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun juga akan terkendali,” ujar Pramono.

Ia menambahkan bahwa ketersediaan pasokan pangan di Jakarta masih mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menjelang musim liburan.

Sementara itu, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menunjukkan beberapa harga komoditas pangan terkini. Cabai rawit merah tercatat di angka Rp70.200 per kilogram dan telur ayam ras berada di harga Rp32.450 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, bawang merah dijual Rp48.300 per kilogram dan bawang putih Rp39.650 per kilogram. Harga beras juga cukup bervariasi tergantung kualitas. Beras kualitas bawah I dihargai Rp14.400 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II Rp14.300 per kilogram. Beras kualitas medium berada di rentang Rp15.700 sampai Rp15.850 per kilogram dan kualitas super berada di kisaran Rp16.600 sampai Rp17.100 per kilogram.

PIHPS juga mencatat harga cabai merah besar Rp58.950 per kilogram, cabai merah keriting Rp64.400 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp52.750 per kilogram.

Untuk komoditas protein, daging ayam ras berada di harga Rp40.450 per kilogram. Daging sapi kualitas I berada pada Rp141.200 per kilogram dan kualitas II di angka Rp133.650 per kilogram.

Harga gula premium tercatat Rp19.850 per kilogram dan gula pasir lokal Rp18.150 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng curah dijual Rp18.700 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek berada di kisaran Rp21.500 sampai Rp22.400 per liter.

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...