Home Market Siap-Siap Rekening Gendut! Astra Otoparts (AUTO) Tebar Dividen Rp1,1 Triliun, Cek Jadwalnya!
Market

Siap-Siap Rekening Gendut! Astra Otoparts (AUTO) Tebar Dividen Rp1,1 Triliun, Cek Jadwalnya!

Bagikan
Astra Otoparts (AUTO) bagikan dividen Rp1,1 triliun!
Ilustrasi - ASTRA Otoparts
Bagikan

finnews.id – Kabar gembira buat kamu para pemburu dividen! Emiten komponen otomotif raksasa, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), baru saja mengetok palu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Hasilnya nggak main-main, perusahaan resmi mengalokasikan dana segar sebesar Rp1,1 triliun untuk dibagikan kepada para pemegang saham sebagai dividen tunai.

Langkah royal ini menyusul pencapaian laba bersih perusahaan yang sangat solid sepanjang tahun buku 2025 yang menembus angka Rp2,2 triliun. Artinya, Astra Otoparts membagikan separuh dari total keuntungan bersihnya kepada kamu yang setia memegang saham mereka. Siapa sih yang nggak tergiur dapet cuan tambahan di tengah kondisi pasar yang dinamis seperti sekarang?

Rincian Dividen AUTO: Sisa Rp170 per Saham Segera Cair!

Mungkin kamu bertanya-tanya, berapa sih jatah yang bakal masuk ke kantong? Secara total, pemegang saham akan menerima Rp229 per lembar saham. Namun, perlu kamu ingat bahwa perusahaan sudah mencicil pembagian ini sebelumnya.

Astra Otoparts telah membayar dividen interim sebesar Rp29 per saham atau total Rp284,36 miliar pada 24 Oktober 2025 lalu. Nah, kabar terbaiknya, masih ada jatah dividen final sebesar Rp170 per saham atau setara Rp819,35 miliar yang siap meluncur ke rekening kamu!

Catat tanggal pentingnya supaya nggak ketinggalan momen berharga ini:

  • Recording Date: 4 Mei 2026 (Pastikan nama kamu tercatat sebagai pemegang saham di tanggal ini).
  • Tanggal Pembayaran: 15 Mei 2026.

Sisa dari laba bersih yang tidak dibagikan sebagai dividen akan masuk ke dalam pos laba ditahan. Strategi ini diambil untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan di masa mendatang.

Kocok Ulang Direksi: Yusak Kristian Solaeman Resmi Jadi Bos Baru

Nggak cuma soal bagi-bagi duit, RUPST kali ini juga membawa angin segar dalam struktur kepemimpinan perusahaan. Astra Otoparts melakukan perombakan besar-besaran di jajaran direksi dan komisaris. Langkah strategis ini bertujuan untuk menyelaraskan organisasi dengan visi bisnis perusahaan ke depan.

Salah satu poin pentingnya adalah pengunduran diri Hamdani Dzulkarnaen S. dari kursi Presiden Direktur dan Gidion Hasan dari jabatan Presiden Komisaris. Sebagai gantinya, para pemegang saham memberikan mandat kepada Yusak Kristian Solaeman sebagai Presiden Direktur yang baru. Sementara itu, posisi Presiden Komisaris kini dijabat oleh Thomas Junaidi Alim W.

Meski mundur dari kursi utama, Gidion Hasan tetap berkontribusi bagi perusahaan dengan mengemban amanah baru sebagai salah satu jajaran Komisaris. Perubahan kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa Astra Otoparts terbang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan industri otomotif global.

Intip Susunan Pengurus Terbaru Astra Otoparts

Supaya kamu makin kenal dengan nakhoda baru perusahaan, berikut adalah susunan lengkap pengurus PT Astra Otoparts Tbk hasil RUPST terbaru:

Dewan Komisaris
  • Presiden Komisaris: Thomas Junaidi Alim W.
  • Komisaris Independen: Bambang Widjanarko E.S., Agus Tjahajana Wirakusumah, Djangkep Budhi Santoso.
  • Komisaris: Gunawan Geniusahardja, Sudirman Maman Rusdi, Gidion Hasan.
Jajaran Direksi
  • Presiden Direktur: Yusak Kristian Solaeman.
  • Direktur: Tujuh Martogi Siahaan, Ronny Kusgianta, Sophie Handili, Abun Gunawan, Prihatanto Agung Lesmono, Andi Gunanto.

Bagi kamu yang sedang mencari solusi investasi jangka panjang, pengumuman dividen tunai dan penyegaran manajemen ini tentu menjadi sinyal positif. Dengan rekam jejak yang kuat dan komitmen pembagian laba yang konsisten, apakah Astra Otoparts (AUTO) sudah masuk dalam daftar pantauan investasi kamu bulan ini? (*)

Bagikan
Artikel Terkait
Industri semen melambat, tapi penjualan SIG (SMGR) justru meroket di awal 2026!
Market

Sektor Industri Lesu, Strategi Baru SIG (SMGR) Malah Bikin Penjualan Melejit!

finnews.id – Kondisi ekonomi global yang menantang ternyata menghantam keras sektor industri...

Laporan keuangan FAST 2025 rilis! Rugi KFC Indonesia susut dari Rp796 M jadi Rp366 M. Pendapatan tembus Rp4,8 T
Market

Harga Saham Cuma Rp300-an, Rugi Pengelola KFC (FAST) Susut Drastis di 2025! Saatnya Koleksi?

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari emiten pengelola gerai legendaris KFC, PT...

Harga BBM nonsubsidi naik drastis! Pertamax Turbo tembus Rp19.400. Pakar sebut orang kaya mulai borong mobil listrik demi efisiensi.
Market

Harga BBM Nonsubsidi Meroket Tajam, Mobil Listrik Kini Jadi Rebutan Orang Kaya?

finnews.id – Badai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi resmi menghantam...

Harga Pertamina Dex naik 60%! Bhima Yudhistira ingatkan risiko kebocoran solar subsidi akibat selisih harga BBM yang lebar.
Market

Harga BBM Nonsubsidi Melejit! Pertamina Dex Naik 60 Persen, Awas Krisis Solar Subsidi Menanti

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari sektor energi nasional. Per 18 April...