finnews.id – Pasar modal Indonesia bakal memasuki pekan yang sangat padat dan krusial bagi para investor. Mulai Senin besok, sejumlah emiten raksasa hingga growth stocks dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) serta Paparan Publik (Public Expose). Agenda ini menjadi momen yang paling dinantikan karena nasib pembagian laba alias dividen akan diputuskan di sini.
Beberapa nama besar seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) siap memberikan laporan tahunan mereka. Tak hanya soal bagi-bagi cuan, pekan ini juga diwarnai dengan rencana aksi korporasi besar mulai dari buyback saham, penambahan modal melalui Rights Issue (PMHMETD), hingga rencana Go Private yang mengejutkan pasar.
Senin, 20 April: Pembukaan Pekan dengan Agenda Strategis PMMP
Pekan ini dibuka oleh PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) pada Senin pukul 10:30 WIB di Surabaya. PMMP membawa agenda yang cukup padat, termasuk persetujuan laporan tahunan tahun buku 2024 dan 2025. Investor PMMP perlu mencermati rencana penggunaan laba bersih serta perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar terkait maksud dan tujuan kegiatan usaha perusahaan.
Selasa, 21 April: Hari Padat bagi PGEO, BBTN, dan Rencana Buyback KEJU
Selasa menjadi salah satu hari tersibuk bagi investor. Raksasa energi terbarukan, PGEO, akan menggelar RUPST di Menara Danareksa pukul 13:30 WIB. Selain laporan penggunaan dana IPO, PGEO juga akan membahas penetapan laba bersih 2025 yang berpotensi menjadi sentimen positif bagi harga sahamnya.
Di sisi lain, emiten konsumsi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (KEJU) menarik perhatian dengan rencana melakukan pembelian kembali saham (buyback). Selain itu, KEJU juga berencana menambah kegiatan usaha baru guna memperkuat fondasi bisnisnya ke depan. Jangan lewatkan juga SIPD dan NAIK yang akan membahas perubahan kegiatan usaha dan laporan realisasi dana hasil penawaran umum.
Rabu, 22 April: Kejutan Go Private EDGE dan Rights Issue PYFA-NINE
Rabu, 22 April 2026, mungkin akan menjadi hari yang paling emosional bagi pemegang saham PT Global Digital Niaga Tbk (EDGE). Perusahaan ini menjadwalkan RUPS Luar Biasa dengan agenda utama persetujuan Go Private atau Delisting dari Bursa Efek Indonesia. Langkah ini tentu akan berdampak besar pada likuiditas dan status saham EDGE di pasar sekunder.