finnews.id – Marc Marquez memilih meredam ekspektasi setelah meraih kemenangan dominan pada MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. Meski hasil tersebut membuat posisinya di klasemen semakin membaik, pembalap Ducati itu menegaskan dirinya belum siap berbicara mengenai peluang merebut gelar juara dunia musim ini.
Kemenangan di Hungaria menjadi momen penting bagi Marquez. Setelah menjalani masa pemulihan panjang akibat cedera bahu yang dialaminya musim lalu di Lombok, ia akhirnya berhasil meraih kemenangan grand prix pertamanya pada musim 2026. Pembalap asal Spanyol tersebut juga menyapu bersih akhir pekan dengan kemenangan sprint race, sehingga mengumpulkan total 37 poin.
Hasil itu membuat Marquez naik ke posisi kelima klasemen sementara dan memangkas jarak dengan para pembalap di depannya. Namun, ia menilai situasi tersebut belum cukup untuk menjadikannya kandidat utama dalam perebutan gelar.
Kondisi Fisik Masih Jadi Perhatian
Marquez mengakui bahwa kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih. Menurutnya, kemenangan di Balaton Park tidak serta-merta menjadi ukuran bahwa dirinya sudah kembali ke performa terbaik.
Ia menilai dua seri berikutnya di Brno dan Assen akan menjadi ujian yang lebih berat. Kedua lintasan tersebut memiliki karakter berbeda dan lebih menuntut kerja bahu kanan yang masih dalam tahap pemulihan.
Marquez menegaskan bahwa dirinya masih memiliki lebih banyak hal yang harus dijaga dibandingkan dipertaruhkan. Ia tidak ingin terlalu cepat larut dalam euforia kemenangan hanya karena berhasil kembali ke podium tertinggi.
Ingin Mencapai Versi Terbaik yang Baru
Pembalap Ducati itu juga menjelaskan bahwa target utamanya saat ini bukan mengejar klasemen, melainkan menemukan kembali performa maksimal setelah serangkaian cedera yang mengganggu kariernya dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Marquez, dirinya belum berada pada kondisi ideal untuk bertarung secara konsisten sepanjang musim. Ia bahkan membandingkan hasil di Hungaria dengan penampilannya di Mugello, ketika tertinggal sekitar 10 detik dari pembalap terdepan.
Karena itu, Marquez merasa masih perlu mencapai apa yang ia sebut sebagai “100 persen versi baru” dirinya sebelum benar-benar menilai peluang dalam perebutan gelar dunia.