finnews.id – Kebiasaan makan berlebihan atau overeating sering terjadi tanpa disadari. Padahal, pola makan yang tidak terkontrol dapat membuat berat badan meningkat dan dalam jangka panjang berisiko memicu obesitas.
Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko makan berlebihan. Dengan menerapkan kebiasaan yang tepat, Anda dapat menjaga pola makan tetap terkontrol sekaligus membantu mempertahankan berat badan ideal.
Berikut beberapa cara menghindari overeating yang patut dicoba.
1. Perbanyak Konsumsi Serat dan Protein
Mengonsumsi makanan tinggi serat dan protein dapat membantu mengontrol rasa lapar lebih baik. Sayuran, buah-buahan, dan daging tanpa lemak menjadi pilihan yang bisa dimasukkan ke dalam menu harian.
Kombinasi kedua nutrisi tersebut membantu menurunkan hormon lapar sekaligus memperpanjang rasa kenyang. Dengan begitu, keinginan untuk makan secara berlebihan dapat berkurang.
2. Atur Porsi Makan Sejak Awal
Menyiapkan porsi makan yang sesuai menjadi salah satu cara efektif untuk menghindari overeating. Langkah ini membantu Anda mengetahui jumlah makanan yang akan dikonsumsi dalam satu waktu makan.
Selain itu, hindari kebiasaan makan langsung dari kemasan atau wadah berukuran besar. Cara tersebut sering membuat seseorang mengonsumsi makanan lebih banyak tanpa disadari.
3. Fokus Saat Makan
Banyak orang makan sambil menonton televisi atau bermain ponsel. Kebiasaan ini membuat perhatian teralihkan sehingga tubuh lebih sulit mengenali sinyal kenyang.
Karena itu, cobalah fokus sepenuhnya pada makanan saat makan. Dengan mengurangi gangguan visual, Anda dapat lebih mudah mengetahui kapan tubuh sudah merasa cukup.
4. Kelola Stres dengan Baik
Stres, bosan, atau sedih sering menjadi pemicu seseorang makan lebih banyak dari biasanya. Tidak sedikit orang yang menjadikan makanan sebagai pelarian untuk mengatasi tekanan emosional.
Saat keinginan tersebut muncul, alihkan perhatian ke aktivitas lain seperti berjalan kaki, membaca buku, atau meditasi. Cara ini dapat membantu mengurangi dorongan untuk makan secara berlebihan.
5. Makan Secara Perlahan
Makan terlalu cepat membuat tubuh belum sempat mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Akibatnya, seseorang cenderung terus makan meski kebutuhan tubuh sebenarnya sudah terpenuhi.