finnews.id – Maverick Vinales mulai menemukan cara untuk mengeluarkan performa terbaik KTM RC16 setelah MotoGP Hungaria 2026. Meski belum pulih 100 persen dari cedera bahu, pembalap Tech3 KTM itu mengaku kini lebih memahami karakter motor yang selama ini menjadi tantangan baginya.

KTM RC16 Harus Dikendarai Secara Agresif

Vinales menjelaskan bahwa kunci utama mendapatkan catatan waktu kompetitif adalah dengan mengendarai RC16 di batas maksimal hampir sepanjang lap.

Menurutnya, saat mampu mengerem lebih keras dan lebih dalam, performa motor langsung meningkat. Dalam beberapa lap saat tidak terlibat pertarungan dengan pembalap lain, ia mampu mempertahankan ritme yang sesuai target.

“Ketika saya sendirian dan bisa mengerem sangat keras serta sangat dalam, catatan waktunya langsung datang,” kata Vinales.

Ia menilai karakter KTM RC16 berbeda dibanding motor lain karena membutuhkan pendekatan yang lebih agresif, khususnya saat memasuki tikungan.

Cedera Bahu Masih Membatasi Performa

Perjalanan Vinales bersama KTM musim ini tidak berjalan mulus. Cedera bahu yang dialaminya pada MotoGP Jerman 2025 masih meninggalkan dampak terhadap kondisi fisiknya.

Pembalap Spanyol tersebut mengaku belum memiliki kekuatan penuh untuk menerapkan gaya balap yang dibutuhkan RC16.

Saat mengikuti pembalap lain, ia merasa motor menjadi lebih sulit dihentikan karena dirinya belum mampu memberikan beban maksimal pada bagian depan saat pengereman.

“Untuk motor ini, Anda harus mengendarainya dengan sangat agresif saat pengereman,” ujarnya.

Jeda Menuju Brno Jadi Kesempatan Pemulihan

Vinales optimistis kondisinya akan segera membaik. Jeda satu pekan sebelum seri berikutnya di Brno dinilai sangat penting untuk memulihkan kekuatan fisik yang masih kurang.

Ia percaya pemahaman baru yang diperoleh di Balaton Park akan menjadi bekal berharga untuk meningkatkan performa pada balapan-balapan berikutnya.

Dengan kondisi fisik yang terus membaik dan pemahaman yang semakin mendalam terhadap RC16, Vinales berharap dapat kembali bersaing di posisi yang lebih kompetitif pada paruh kedua musim MotoGP 2026.