finnews.id – Fabio Quartararo mengalami akhir pekan yang sulit pada MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. Pembalap Monster Yamaha itu gagal meraih poin setelah dihantam dua long lap penalty dan akhirnya tidak mampu menyelesaikan balapan.
Hasil tersebut membuat Quartararo kembali pulang tanpa tambahan poin untuk seri kedua secara beruntun, sekaligus mengakhiri catatan konsistennya menyentuh garis finis pada balapan utama MotoGP musim ini.
Awal Balapan Sempat Menjanjikan
Quartararo sebenarnya sempat berada dalam posisi yang cukup baik setelah insiden besar di tikungan pertama yang melibatkan beberapa pembalap. Juara dunia MotoGP 2021 itu muncul di posisi keenam dan berpeluang mengincar hasil positif.
Namun harapan tersebut tidak bertahan lama. Tak lama setelah balapan berlangsung, Quartararo mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres pada motor Yamaha YZR-M1 miliknya.
Ia kehilangan performa saat pengereman dan beberapa kali melebar keluar lintasan. Situasi itu membuatnya terus kehilangan posisi dari para rival.
“Saya langsung merasakan ada sesuatu yang salah. Saya kehilangan posisi saat pengereman, beberapa kali melebar dan masuk ke area gravel,” kata Quartararo.
Dua Penalti Datang Beruntun
Kesulitan yang dialami Quartararo semakin bertambah ketika dirinya memotong chicane Tikungan 10 akibat masalah yang sedang dihadapi.
Steward kemudian menjatuhkan dua long lap penalty secara terpisah karena dinilai tidak cukup kehilangan waktu setelah keluar lintasan.
Hukuman tersebut membuat Quartararo terlempar jauh dari persaingan poin. Setelah menjalani kedua penalti itu, posisinya terus merosot hingga berada di luar zona sepuluh besar.
Situasi yang sudah sulit berubah menjadi semakin rumit karena masalah pada motor belum juga teratasi.
Keluhkan Motor Bermasalah di Semua Area
Saat menjelaskan kondisi yang dialaminya, Quartararo mengaku kesulitan menjelaskan secara spesifik sumber masalah yang muncul.
Menurutnya, gangguan tersebut terasa hampir di seluruh bagian motor, meski efek paling besar muncul saat proses pengereman.
“Perasaan paling terasa saat pengereman, tetapi rasanya seperti ada yang salah di semua area,” ujar Quartararo.
Ia juga mengindikasikan bahwa masalah tersebut lebih banyak berasal dari bagian belakang motor, sehingga tim Yamaha langsung melakukan investigasi setelah balapan.