Oatmeal
Kandungan serat yang tinggi dalam oatmeal berperan penting untuk mencegah naiknya asam lambung. Serat bekerja dengan cara memperlambat proses pencernaan sehingga perut tidak cepat kosong. Kondisi ini membantu mencegah produksi asam yang berlebihan serta meredakan gejala mulas. Anda bisa menambahkan kacang-kacangan atau biji-bijian ke dalam oatmeal untuk meningkatkan asupan serat.

Apel
Apel tergolong buah yang sangat aman bagi pengidap GERD karena memiliki kadar asam yang jauh lebih rendah daripada jeruk atau tomat. International Foundation for Gastrointestinal Disorders (IFFGD) merekomendasikan apel sebagai pilihan buah yang aman. Meski begitu, Anda tetap harus membatasi porsi makan agar tidak berlebihan dan malah memicu rasa tidak nyaman.

Melon
Melon merupakan kategori buah non-sitrus yang tidak mengandung asam tinggi. Keunggulan melon terletak pada kandungan alkalinya yang kuat untuk menetralkan asam lambung. Buah ini bekerja efektif mencegah iritasi pada kerongkongan akibat refluks asam.

Kembang Kol
Sayuran hijau seperti kembang kol sangat kaya akan serat yang menenangkan sistem pencernaan. Serat ini membantu meredakan sensasi tidak nyaman akibat gejala GERD. Namun, Anda sebaiknya mengolah kembang kol dengan cara mengukus atau merebusnya saja. Hindari mengonsumsi sayuran goreng karena minyak berlebih justru dapat memicu kenaikan asam lambung kembali.

Menjaga kesehatan lambung membutuhkan kedisiplinan dalam memilih asupan nutrisi harian. Dengan mengombinasikan makanan berserat tinggi dan buah-buahan non-sitrus, Anda dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa gangguan asam lambung yang menyiksa.