“Seluruh penegakan hukum akan difokuskan terhadap pelanggaran yang menghambat efektivitas ETLE,” tegas Aries. Selain masalah pelat nomor, petugas di lapangan tetap akan mengawasi pelanggaran kasat mata lainnya yang membahayakan nyawa, seperti melawan arus lalu lintas.
Skema Penindakan: 60 Persen Tilang Elektronik
Dalam pelaksanaannya, Korlantas Polri telah menetapkan porsi penindakan yang terukur guna memastikan operasi berjalan objektif. Penindakan melalui kamera ETLE, baik statis maupun mobile, mendominasi operasi ini dengan porsi mencapai 60 persen.
Sementara itu, petugas tetap memberlakukan tilang konvensional atau manual sebanyak 30 persen untuk jenis pelanggaran yang belum terjangkau oleh kamera digital atau memerlukan tindakan langsung di tempat. Sisanya, sebanyak 10 persen, dialokasikan untuk teguran simpatik.
“Teguran simpatik tetap diberikan dalam situasi tertentu yang dinilai lebih efektif menggunakan pendekatan humanis, namun porsinya tetap terbatas hanya 10 persen,” tambah Aries. Pendekatan humanis ini biasanya menyasar pelanggaran ringan yang masih bisa diperbaiki dengan edukasi langsung di lokasi.
Meningkatkan Disiplin Melalui Langkah Terintegrasi
Lebih lanjut, Aries mengingatkan seluruh personel bahwa Operasi Patuh 2026 bukan sekadar ajang pemberian sanksi. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan ketaatan masyarakat terhadap aturan lalu lintas melalui tiga langkah utama: preemtif (imbauan), preventif (pencegahan), dan penegakan hukum yang terintegrasi secara digital.
Kepolisian berharap melalui operasi dua pekan ini, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan kesadaran warga dalam berkendara meningkat secara signifikan. Masyarakat diimbau untuk mengecek kelengkapan surat kendaraan serta memastikan kondisi teknis kendaraan layak jalan sebelum bepergian.
Kesuksesan Operasi Patuh 2026 ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Polri dalam mewujudkan ekosistem lalu lintas yang sepenuhnya berbasis teknologi, demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih baik di masa depan.