Home Internasional Hantavirus Merebak di Kapal Hondius, Penumpang Mulai Tunjukkan Gejala
Internasional

Hantavirus Merebak di Kapal Hondius, Penumpang Mulai Tunjukkan Gejala

Bagikan
Hantavirus, Ilustrasi: DALL·E 3
Bagikan

finnews.id – Wabah hantavirus dilaporkan merebak di kapal ekspedisi Hondius setelah sejumlah penumpang mulai menunjukkan gejala penyakit yang diduga terkait virus tersebut. Situasi ini memicu proses evakuasi ketat saat kapal tiba di Kepulauan Canary, Spanyol.

Para penumpang terlihat mengenakan masker medis putih saat berada di dek kapal maupun di balik jendela kabin. Evakuasi pertama dilakukan pada Minggu pagi dengan pengawasan ketat dari petugas kesehatan setempat.

Beberapa penumpang tampak menjaga jarak satu sama lain ketika menaiki kapal evakuasi menuju daratan. Di lokasi kedatangan, petugas dengan pakaian pelindung lengkap atau APD putih langsung menyambut mereka.

Saat dibawa menuju bandara, sejumlah penumpang asal Inggris terlihat mengenakan APD biru. Sebagian dari mereka melambaikan tangan dan memberikan isyarat jempol kepada media yang menunggu di sekitar lokasi.

Kekhawatiran Penyebaran Virus

Kedatangan kapal Hondius memicu kekhawatiran di Kepulauan Canary. Presiden regional Canary Islands bahkan sempat menyampaikan kekhawatiran bahwa virus dapat menyebar ke Tenerife apabila penanganan tidak dilakukan dengan hati-hati.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, beberapa penumpang diduga tertular strain Andes dari hantavirus saat perjalanan di Amerika Selatan. Strain ini menjadi perhatian karena memiliki kemungkinan penularan antarmanusia, berbeda dari sebagian besar jenis hantavirus lainnya.

Hantavirus umumnya dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus. Penularan biasanya terjadi melalui kontak dengan urine, air liur, atau kotoran hewan yang terinfeksi.

Gejala yang Mulai Muncul

Beberapa penumpang mulai menunjukkan gejala yang identik dengan infeksi hantavirus. Gejala tersebut meliputi:

  • Demam
  • Kelelahan ekstrem
  • Nyeri otot
  • Sakit perut
  • Muntah
  • Diare
  • Sesak napas

Penyakit ini dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan serius apabila tidak segera ditangani.

Dua Penumpang Dilaporkan Meninggal

Kasus pertama kematian penumpang terjadi pada 11 April. Korban berikutnya meninggal pada 2 Mei.

Seorang perempuan Belanda berusia 69 tahun yang sempat meninggalkan kapal di St Helena pada 24 April juga dilaporkan meninggal dunia di Afrika Selatan dua hari kemudian.

Peristiwa ini membuat perhatian terhadap hantavirus kembali meningkat, terutama karena kasus yang berkaitan dengan perjalanan internasional dan kapal wisata masih tergolong jarang terjadi.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Ushuaia Bantah Jadi Sumber Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius

finnews.id – Kota pelabuhan Ushuaia di Argentina menjadi sorotan internasional setelah muncul...

Internasional

Proposal Perdamaian Iran Ditolak Trump, Harga Minyak Dunia Melesat

finnews.id – Harga minyak global kembali mengalami lonjakan tajam setelah penolakan Presiden...

Internasional

Airnya Berwarna Pink Cerah, Lake Hillier Jadi Fenomena Langka

finnews.id – Danau biasanya identik dengan warna biru atau hijau, tetapi berbeda...

Internasional

Krisis Kelahiran di Jepang, Populasi Hewan Peliharaan Lampaui Anak-anak

finnews.id – Jepang kembali menghadapi sorotan dunia akibat krisis demografi yang semakin...