Home Market IHSG Sempat Terbang ke 7.182 Lalu Berbalik Merah, Asing Lepas Rp360 Miliar!
Market

IHSG Sempat Terbang ke 7.182 Lalu Berbalik Merah, Asing Lepas Rp360 Miliar!

Bagikan
IHSG sempat naik ke 7.182 sebelum berbalik melemah. Asing tercatat net sell Rp360,3 miliar di awal perdagangan.
IHSG sempat naik ke 7.182 sebelum berbalik melemah. Asing tercatat net sell Rp360,3 miliar di awal perdagangan.
Bagikan

Selain infrastruktur, hanya dua sektor lain yang berhasil bertahan di zona hijau, yakni sektor kesehatan yang naik 0,03% menjadi 1.668 serta sektor teknologi yang menguat 0,09% ke level 7.677.

Di sisi lain, delapan sektor lainnya bergerak melemah dan membebani indeks.

Sektor bahan baku turun paling dalam sebesar 0,79% ke level 2.176. Sementara sektor properti terkoreksi 0,80% menjadi 932.

Tekanan juga terjadi pada sektor energi yang melemah 0,19% ke level 3.703.

Sektor konsumer non primer turun 0,74% menjadi 751, sedangkan sektor transportasi melemah 0,28% ke level 2.189.

Selanjutnya sektor keuangan terkoreksi 0,45% menjadi 1.089.

Sementara sektor konsumer primer turun 0,84% dan sektor industri melemah 0,69%.

Sentimen Timur Tengah Mulai Membaik

Dari sisi global, pasar mulai mendapatkan sentimen positif terkait perkembangan geopolitik di Timur Tengah.

Berdasarkan data Technical Picks IPOT, Iran dikabarkan akan meninjau proposal perdamaian yang diajukan Amerika Serikat.

Kabar tersebut sedikit meredakan kekhawatiran pasar terhadap konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.

Dampaknya langsung terlihat pada pergerakan harga minyak mentah dunia yang turun 1,32% ke level USD94,81 per barel.

Penurunan harga minyak menunjukkan pelaku pasar mulai melihat peluang meredanya tensi geopolitik global.

Namun di tengah kondisi tersebut, harga emas tetap bergerak naik sebesar 0,16% ke level USD4.691,9 per troy ounce.

Kenaikan emas mengindikasikan investor masih mempertahankan aset safe haven sebagai langkah antisipasi terhadap ketidakpastian global.

Sementara itu, harga batu bara juga naik tipis sebesar 0,11% menjadi USD132,2 per metrik ton.

Bappenas Pasang Target Ekonomi 2027 hingga 7,5%

Dari dalam negeri, pasar juga mencermati target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dipasang Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Bappenas menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 berada di kisaran 5,9% hingga 7,5%.

Selain itu, pelaku pasar menunggu pengumuman posisi cadangan devisa nasional yang akan dirilis Bank Indonesia pada hari ini.

Bagikan
Written by
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho adalah Jurnalis ekonomi bisnis yang sudah malang melintang di berbagai platform media, mulai dari TV, koran, majalah hingga media siber. Saat ini merupakan pemimpin redaksi di jaringan FIN Media Group

Artikel Terkait
Konflik AS-Iran bikin harga minyak melonjak dan bursa Asia rontok. Saham bank besar RI justru jadi penopang IHSG.
Market

Perang Timur Tengah Memanas, Bursa Asia Rontok! Saham Bank RI Jadi Penyelamat IHSG

Kenaikan tersebut didorong kekhawatiran pasar terhadap ketatnya pasokan bahan baku sulfur dari...

Harga CPO bergerak datar dan terancam turun mingguan kedua usai konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia.
Market

Harga CPO Susah Bangkit! Konflik AS-Iran Bikin Minyak Sawit Bergerak Labil

Pasar khawatir situasi tersebut dapat mengganggu stabilitas distribusi energi global, terutama di...

Market

Amazon Prime Video Kucurkan Rp1,6 Triliun untuk Produksi Konten Berbahasa Prancis Tahun Ini

finnews.id – Kabar menarik datang dari industri hiburan digital Eropa. Amazon Prime...

Market

Prediksi Lanxess: Harga Minyak Dunia Bakal Betah di Kisaran $100-$110 Per Barel!

finnews.id – Perusahaan raksasa kimia asal Jerman, Lanxess, memprediksi harga minyak dunia...