“Sentimen tetap rentan. Bahkan entitas AS pun dapat menghadapi hambatan serius jika Selat Hormuz tetap tertutup untuk jangka waktu yang lama,” tambah Fiona memperingatkan.
Situasi di Selat Hormuz tetap menjadi faktor penentu utama bagi pergerakan harga minyak dunia dan stabilitas ekonomi global dalam beberapa pekan ke depan.