Home Internasional Apple Setuju Bayar Ganti Rugi US$250 Juta untuk Klaim Siri yang Didukung AI
Internasional

Apple Setuju Bayar Ganti Rugi US$250 Juta untuk Klaim Siri yang Didukung AI

Bagikan
Apple sepakat bayar ganti rugi US$250 juta terkait klaim Siri AI yang menyesatkan pengguna iPhone 16 dan iPhone 15 Pro.
Bagikan

finnews.id – Klaim kecerdasan buatan (AI) pada asisten suara Siri berujung pada penyelesaian hukum besar-besaran bagi pengguna iPhone di Amerika Serikat.

Apple akhirnya setuju untuk membayar US$250 juta guna menyelesaikan gugatan class action yang menuduh perusahaan menyesatkan jutaan pembeli iPhone.

Kasus ini bermula dari klaim kemampuan AI pada Siri yang dianggap tidak sesuai kenyataan pada akhir tahun 2024.

Para penggugat menyatakan bahwa raksasa teknologi asal California tersebut telah mempromosikan fitur canggih yang sebenarnya belum siap.

Dalam dokumen yang ditinjau oleh AFP, penggugat menyebut Apple telah “mempromosikan kemampuan AI yang tidak ada pada saat itu, tidak ada sekarang, dan tidak akan ada selama dua tahun atau lebih” demi mendongkrak angka penjualan iPhone.

Kritik tajam juga datang dari Divisi Periklanan Nasional Better Business Bureau. Pengawas periklanan di Amerika Serikat tersebut menyimpulkan bahwa Apple secara keliru menyatakan bahwa Siri bertenaga AI terbaru “tersedia sekarang.”

Detail Kompensasi untuk Pengguna iPhone

Penyelesaian hukum ini mencakup sekitar 36 juta perangkat yang memenuhi syarat di Amerika Serikat. Meskipun Apple bersedia membayar, kesepakatan ini tidak mencakup pengakuan kesalahan dari pihak perusahaan.

Adapun perangkat yang masuk dalam daftar klaim antara lain:

  • iPhone 16 (semua model)

  • iPhone 15 Pro

  • iPhone 15 Pro Max

Konsumen yang membeli perangkat tersebut di AS dalam rentang waktu 10 Juni 2024 hingga 29 Maret 2025 berhak mengajukan kompensasi. Setiap anggota kelompok berpeluang menerima dana sebesar US$25 per perangkat, dan angka tersebut dapat meningkat hingga US$95 tergantung pada jumlah total penggugat yang mendapat persetujuan.

Alasan Apple Memilih Damai

Pihak Apple menjelaskan langkah ini merupakan upaya perusahaan untuk mengakhiri perselisihan hukum agar bisa kembali fokus pada pengembangan produk.

“Kami menyelesaikan masalah ini untuk tetap fokus pada apa yang kami lakukan terbaik: memberikan produk dan layanan paling inovatif kepada pengguna kami,” kata Apple kepada Financial Times.

Padahal, fitur “Siri yang disempurnakan” merupakan daya tarik utama bagi konsumen. Berdasarkan survei Morgan Stanley yang dikutip dalam pengaduan, fitur asisten suara cerdas ini menjadi alasan paling dinantikan oleh calon pembeli sebelum akhirnya Apple mengonfirmasi penundaan yang tidak pasti dan menarik iklan mereka.

Saat ini, kesepakatan ganti rugi tersebut masih menunggu persetujuan akhir dari Hakim Noel Wise di pengadilan distrik federal untuk Distrik Utara California. Sidang putusan rencananya akan berlangsung pada 17 Juni 2026 mendatang.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Pesawat Tanker AS Boeing KC-135 Hilang Kontak di Teluk Persia Usai Kirim Sinyal Darurat

finnews.id – Sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara milik militer Amerika Serikat,...

Internasional

Thailand Kucurkan Pinjaman US$12,2 Miliar: Upaya Selamatkan Ekonomi dari Badai Timur Tengah

finnews.id – Pemerintah Thailand mengambil langkah besar dengan menyetujui paket pinjaman darurat...

Internasional

Musk Bayar Denda US$1,5 Juta, Akhiri Drama Gugatan Saham Twitter

finnews.id – Elon Musk akhirnya mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS untuk mengakhiri...

Internasional

Tantang UPS dan FedEx, Amazon Buka Layanan Rantai Pasok untuk Bisnis Lain

finnews.id – Amazon mengambil langkah besar yang berpotensi mengubah peta industri pengiriman...