Pemerintah menyalurkan bantuan ini secara selektif. Fokus utamanya adalah masyarakat yang terdata dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok ini mencakup kategori masyarakat miskin ekstrem hingga masyarakat yang menuju kelas menengah.
Selain faktor ekonomi, Kemensos menetapkan kriteria spesifik berdasarkan komposisi anggota keluarga. Berikut adalah daftar komponen penerima yang berhak mendapatkan bantuan:
Kesehatan: Ibu hamil atau nifas dan anak usia dini (0-6 tahun).
Pendidikan: Siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA atau sederajat.
Kesejahteraan Sosial: Lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun dan penyandang disabilitas berat.
Komponen Khusus: Korban pelanggaran HAM berat juga mendapatkan alokasi khusus.
Jadwal Resmi Penyaluran PKH 2026
Pemerintah membagi proses distribusi bantuan ke dalam empat tahap besar sepanjang tahun. Penting bagi KPM untuk memahami bahwa pencairan bersifat triwulan, bukan cair setiap tanggal satu di awal bulan. Berikut rinciannya:
Tahap I: Januari hingga Maret 2026.
Tahap II: April hingga Juni 2026 (Periode saat ini).
Tahap III: Juli hingga September 2026.
Tahap IV: Oktober hingga Desember 2026.
Cara Praktis Cek Status Penerima Secara Online
Bagi Anda yang ingin memastikan apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima manfaat bulan Mei ini, Anda bisa menggunakan layanan digital yang disediakan Kemensos. Prosesnya sangat cepat dan mudah.
Melalui Website Resmi:
Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id.
Masukkan alamat sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa).
Ketik nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Masukkan kode captcha yang muncul di layar.
Klik “Cari Data”.
Sistem akan langsung menampilkan informasi mengenai status kepesertaan Anda, termasuk jenis bantuan yang Anda terima dan progres pencairannya. Selain website, Anda juga bisa mengunduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store untuk akses yang lebih praktis dari ponsel pintar.
Langkah Mengecek Saldo dan Pencairan Dana