Home Market Subsidi Motor Listrik 2026 Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Skema Rp5 Juta per Unit
Market

Subsidi Motor Listrik 2026 Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Skema Rp5 Juta per Unit

Bagikan
Yamaha EC-06
Motor Listrik Yamaha EC-06 resmi diluncurkan
Bagikan

finnews.id – Kabar terbaru bagi masyarakat yang menantikan insentif kendaraan ramah lingkungan. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian masih mengkaji kelanjutan program subsidi sepeda motor listrik, termasuk besaran bantuan dan skema penyalurannya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa hingga saat ini keputusan final belum diambil. Pembahasan masih dilakukan oleh tim teknis lintas kementerian.

“Masih dalam tahap pembahasan, baik dari sisi jumlah subsidi, metode, hingga proses bisnisnya,” ujar Agus di Jakarta.

Subsidi Rp5 Juta Masih Wacana

Terkait angka subsidi sebesar Rp5 juta per unit yang sempat diusulkan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Agus menyebut besaran tersebut masih menunggu keputusan resmi melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Meski belum final, ia menilai angka tersebut cukup ideal untuk mendorong minat masyarakat beralih ke motor listrik.

Menperin menekankan bahwa program subsidi ini tidak semata-mata untuk menekan emisi karbon, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi ketahanan energi nasional.

Pengurangan ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) menjadi alasan utama pemerintah mempercepat adopsi kendaraan listrik.

Ia juga menyinggung kondisi geopolitik global, termasuk ketegangan di kawasan Selat Hormuz, yang berdampak pada pasokan energi dunia.

“Ketahanan energi kini menjadi faktor yang semakin penting, bukan hanya isu lingkungan,” jelasnya.

Subsidi Bisa Diperluas ke Mobil Listrik

Tak hanya motor listrik, pemerintah juga membuka peluang pemberian insentif untuk mobil listrik di masa depan. Hal ini sejalan dengan target jangka panjang Indonesia untuk beralih ke ekosistem kendaraan berbasis listrik (electric vehicle/EV).

Target 6 Juta Unit Mulai 2026

Sebelumnya, pemerintah mengusulkan program subsidi motor listrik mulai berjalan pada 2026 dengan target awal sekitar 6 juta unit. Skema ini direncanakan dilakukan secara bertahap agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Namun demikian, besaran subsidi dan mekanisme final masih berpotensi berubah seiring proses kajian yang terus berjalan.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Market

Kabar Baik untuk Industri! Bea Masuk Impor LPG Digratiskan

finnews.id – Pemerintah resmi memberikan stimulus besar bagi industri dengan memangkas bea...

Market

Kabar Baik! Pajak Kendaraan Listrik Ditunda, Pemilik EV Bisa Bernapas Lega

finnews.id – Kabar menggembirakan datang bagi pemilik kendaraan listrik di Jawa Barat....

ANTM mencetak laba bersih Rp3,4 triliun di kuartal I 2026, melonjak 59%. Pendapatan, aset, dan ekuitas ikut menguat.
Market

Laba ANTM Melonjak 59 Persen, Tembus Rp3,4 Triliun di Awal 2026, Kinerja Emiten Tambang Ini Makin Panas

finnews.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membuka 2026 dengan lonjakan kinerja...

harga CPO Malaysia turun dua hari berturut turut, penyebab harga sawit melemah hari ini, analisis level psikologis 4500 ringgit CPO, dampak ekspor Malaysia terhadap harga sawit, pengaruh harga minyak mentah terhadap biodiesel sawit, proyeksi rebound harga crude palm oil, produksi sawit Indonesia 2026 terhadap pasar global, outlook harga minyak sawit Malaysia terbaru
Market

Harga CPO Tergelincir Dua Hari, Tembus Level Psikologis 4.500 Ringgit, Ada Sinyal Rebound?

finnews.id – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) kembali...