finnews.id – Kabar terbaru bagi masyarakat yang menantikan insentif kendaraan ramah lingkungan. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian masih mengkaji kelanjutan program subsidi sepeda motor listrik, termasuk besaran bantuan dan skema penyalurannya.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa hingga saat ini keputusan final belum diambil. Pembahasan masih dilakukan oleh tim teknis lintas kementerian.
“Masih dalam tahap pembahasan, baik dari sisi jumlah subsidi, metode, hingga proses bisnisnya,” ujar Agus di Jakarta.
Subsidi Rp5 Juta Masih Wacana
Terkait angka subsidi sebesar Rp5 juta per unit yang sempat diusulkan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Agus menyebut besaran tersebut masih menunggu keputusan resmi melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).
Meski belum final, ia menilai angka tersebut cukup ideal untuk mendorong minat masyarakat beralih ke motor listrik.
Menperin menekankan bahwa program subsidi ini tidak semata-mata untuk menekan emisi karbon, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi ketahanan energi nasional.
Pengurangan ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) menjadi alasan utama pemerintah mempercepat adopsi kendaraan listrik.
Ia juga menyinggung kondisi geopolitik global, termasuk ketegangan di kawasan Selat Hormuz, yang berdampak pada pasokan energi dunia.
“Ketahanan energi kini menjadi faktor yang semakin penting, bukan hanya isu lingkungan,” jelasnya.
Subsidi Bisa Diperluas ke Mobil Listrik
Tak hanya motor listrik, pemerintah juga membuka peluang pemberian insentif untuk mobil listrik di masa depan. Hal ini sejalan dengan target jangka panjang Indonesia untuk beralih ke ekosistem kendaraan berbasis listrik (electric vehicle/EV).
Target 6 Juta Unit Mulai 2026
Sebelumnya, pemerintah mengusulkan program subsidi motor listrik mulai berjalan pada 2026 dengan target awal sekitar 6 juta unit. Skema ini direncanakan dilakukan secara bertahap agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Namun demikian, besaran subsidi dan mekanisme final masih berpotensi berubah seiring proses kajian yang terus berjalan.