Catatan Dahlan Iskan

Fisika Arco

Bagikan
Fisika Arco
Bagikan

Kira-kira di pinggir sungai itu ada gak ya yg jualan joran pancing dan cacing untuk umpan mengkail ikan di sungai,trs disebelahnya lg orang jualan bendera dan tiang benderanya sekalian,sebelahnya lg segala macam jenis ketepel burung,kok bayangan saya jadi Kali Jagir sich…wkwkwkwk..

Udin Salemo

Pak Agus, emang ada kapal itu? Kalau hebat di narasi saja inyong sih gak percaya, hehehe…

Kalau kapal pinisi diceritakan hebat di jaman dulu. Buktinya sampai sekarang masih dipakai. Nah, kalau ini sesuai cerita dan fakta.

Achmad Faisol

Pak Iskan, kami adalah air kanal Huai An, Anda adalah pohon menjulang tinggi Indonesia.

#######

ini pujian sekaligus kritik penyemangat… seolah-olah bilang, “wong kami yang begini saja bisa maju, apalagi indonesia yang alamnya kaya-raya…”

solusinya ada di kata terakhir, yaitu meritokrasi… sayang, di kita baru “merit”, yang penggunaannya:

mereka sebentar lagi merit…

Ahmed Nurjubaedi

Ada Mukadimah Ibnu Khaldun. Kalau Mukadimah terlalu tebal, ada cerita lisan Ratu Shima. Atau Hayam Wuruk Gajah Mada. Bahkan hari ini kita bisa membaca Malaysia. Singapura. Jepang. Juga China.

Sebegitu rendahkan kemampuan literasi para pemimpin kita, sehingga pelajaran yang begitu jelas terpampang, begitu sulit dipahami?

Bahkan Abah DI sudah tak terhitung menulis pelajaran2 sederhana yg bisa dijadikan contoh.

Istilah ATM-Amati Tiru Modifikasi-begitu populer. Apa itu hanya berlaku untuk pebisnis saja?

Om Juve Zang sampai mewiridkan contoh2 begitu banyak, tak kenal bosan. Supaya para pemimpin itu geli telinga, lalu action.

Tapi apa yang terjadi?/

Matahari terbit dari Timur/

Matahari tenggelam di ufuk Barat/

Angin tetap sepoi-sepoi/

Tikus-tikus tetap berbaris/

Kucing-kucing tetap duduk manis/

Kadang ular lewat mematuk ayam/

Kadang gerimis kadang badai datang/

Kadang banjir kadang gunung meletus/

Para petani tetap menanam padi/

Raja besar sibuk mengobarkan perang/

Raja kecil sibuk mengumpulkan upeti/

Juga selir-selir dan permaisuri//

Apakah hanya Tiongkok yang bisa belajar dari masa lalu?

Bagikan
Written by
Ari Nur Cahyo

Penulis di FIN Corp sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.

Artikel Terkait
Jejak Great Canal di Huai An mengungkap hubungan peradaban, literasi, dan kemakmuran yang tumbuh dari air kanal hingga melahirkan banyak orang sukses.
Catatan Dahlan Iskan

Air Pohon

Oleh: Dahlan Iskan Di depan orang Huai An saya pun berkata: “akhirnya...

Catatan Dahlan Iskan

Da Yunhe

Johan Orang Amerika boleh saja berdiskusi bagaimana cara AS mempertahankan kejayaannya. Tapi...

Catatan Dahlan Iskan

Jalan Makmur

Maka di Amerika pasti berkembang diskusi dengan tema “penyebab-penyebab runtuhnya penguasa dunia...

Catatan Dahlan Iskan

Halo Wani

Layanan di BCA pun kian memuaskan. Sistem telepon diganti digital. Yang dulu...