finnews.id – UNESCO bersama organisasi literasi internasional secara serentak merayakan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia pada Kamis (23/4). Peringatan yang berlangsung di lebih dari 100 negara ini bertujuan untuk memperkuat budaya membaca sekaligus melindungi hak cipta intelektual para penulis di seluruh dunia.
Pada perayaan tahun 2026, UNESCO memberikan sorotan khusus kepada Kota Rabat di Maroko. Organisasi pendidikan dan kebudayaan PBB tersebut memilih Rabat sebagai Ibu Kota Buku Dunia. Penobatan ini menjadikan Rabat sebagai pusat promosi ekosistem literasi inklusif yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga kelompok marjinal.
Pemilihan tanggal 23 April bukan tanpa alasan yang kuat. Tanggal ini memiliki makna simbolis yang mendalam dalam dunia sastra karena bertepatan dengan hari wafatnya dua tokoh legendaris, William Shakespeare dan Miguel de Cervantes, pada tahun 1616 silam.
Program Ibu Kota Buku Dunia sendiri telah berjalan sejak tahun 2001 dengan Madrid sebagai kota pertama yang menyandang gelar tersebut. Hingga saat ini, sebanyak 26 kota di berbagai belahan dunia telah berkomitmen memajukan literasi melalui program tahunan ini. UNESCO memandang bahwa penetapan sebuah kota sebagai pusat literasi mampu mendorong gairah industri penerbitan lokal dan internasional.
Jejak Sejarah dari Tanah Spanyol
Sejarah penetapan Hari Buku Sedunia berakar dari tradisi unik di Catalonia, Spanyol. Masyarakat setempat merayakan Hari Santo George dengan tradisi romantis, yakni saling memberi buku dan bunga mawar. Tradisi inilah yang kemudian menginspirasi gerakan literasi global.
Awalnya, Raja Alfonso XIII menetapkan Hari Buku pada 7 Oktober 1926. Namun, pada tahun 1930, otoritas terkait menggeser tanggal tersebut ke 23 April untuk menghormati Cervantes. UNESCO kemudian meresmikan tanggal ini secara internasional dalam konferensi umum di Paris pada 15 November 1995.
Menariknya, tanggal 23 April juga mencakup berbagai peringatan penting lainnya di sektor kreatif dan sains. Selain literasi, masyarakat dunia turut memperingati Hari Kreator Internasional, Hari Bahasa Inggris Sedunia, dan Hari Bioskop. Dari sisi kesehatan dan olahraga, tanggal ini juga menjadi momentum perayaan Hari Laboratorium Dunia hingga Hari Tenis Meja Sedunia.