Home Nasional Penambahan Gerbong KRL Tanah Abang – Rangkasbitung Tertunda, Ini Penyebabnya
Nasional

Penambahan Gerbong KRL Tanah Abang – Rangkasbitung Tertunda, Ini Penyebabnya

Bagikan
Foto ilustrasi KRL (Dokumen Istimewa)
Bagikan

finnews.id – Rencana peningkatan kapasitas Kereta Rel Listrik (KRL) di lintas KRL Commuter Line Rangkasbitung Line mulai menunjukkan perkembangan.

Operator layanan, KAI Commuter, membuka peluang untuk menambah jumlah gerbong dalam satu rangkaian guna mengurangi kepadatan penumpang, khususnya di jam sibuk.

“Ya, tentunya pasti akan diupayakan untuk direalisasikan ya. Karena ada beberapa program peningkatan infrastruktur di Jabodetabek yang diinisiasi baik oleh pemerintah maupun KAI yang sudah dimulai nanti mulai di tahun ini,” ungkap Vice President Corporate Secretary KCI, Karina Amanda.

Namun menurutnya, rencana tersebut belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Hambatan utama yang dihadapi bukan pada ketersediaan kereta, melainkan keterbatasan infrastruktur listrik di jalur tersebut.

Kendala Daya Listrik Jadi Faktor Utama

Saat ini, rangkaian KRL yang melayani rute Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Rangkasbitung umumnya terdiri dari 8 hingga 10 gerbong.

Jumlah ini lebih sedikit dibanding lintas lain seperti Bogor atau Bekasi, yang sudah menggunakan 12 gerbong.

Penyebabnya adalah, kapasitas daya listrik aliran atas (LAA) di jalur tersebut belum cukup kuat untuk menopang operasional kereta dengan rangkaian lebih panjang.

Proyek Peningkatan Infrastruktur Masih Dikaji

Pihak KAI Commuter menyampaikan, bahwa peningkatan kapasitas ini sebenarnya sudah masuk dalam rencana pengembangan.

“Jadi saat ini untuk pengembangan infrastruktur green line memang juga sama posisinya dalam kajian dan ini sudah memasuki tahap final. Prinsipnya, pemerintah bersama dengan KAI dan KAI Commuter tentunya akan berupaya maksimal untuk mengejar proses pengembangan infrastruktur khususnya di green line,” ucapnya.

Program tersebut berkaitan dengan peningkatan sistem elektrifikasi agar mampu mendukung operasional kereta dengan jumlah gerbong lebih banyak.

Penambahan kapasitas ini juga menjadi penting mengingat, jalur ini termasuk salah satu lintas panjang dan padat di jaringan KRL Jabodetabek.

Bagikan
Artikel Terkait
Nasional

Harga BBM Naik, Bahlil Minta Orang Kaya Tak Beralih ke Bahan Bakar Subsidi

finnews.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyoroti...

Nasional

Belum Satu Pekan Dibuka, Pelamar Posisi Manajer Kopdes Merah Putih Tembus 220 Ribu!

finnews.id – Antusiasme masyarakat terhadap program pendaftaran pengelola ekonomi desa ternyata sangat...

Nasional

Jalur Rel Rusak Akibat Longsor, Perjalanan Kereta Api Siliwangi Dihentikan Sementara

finnews.id – Perjalanan Kereta Api Siliwangi untuk sementara waktu dihentikan akibat gangguan...

Nasional

Kredit Nasional Tumbuh 10,42 Persen di Kuartal I 2026

finnews.id – Kinerja perbankan Indonesia menunjukkan performa yang sangat positif pada awal...