Home Nasional Prabowo Sidak Gudang Bulog di Magelang, Begini Kondisi Realnya
Nasional

Prabowo Sidak Gudang Bulog di Magelang, Begini Kondisi Realnya

Bagikan
Stok Beras Bulog
Stok Beras Bulog
Bagikan

finnews.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang milik Perum Bulog di Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap aman dan siap disalurkan.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang turut mendampingi, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Presiden ingin memastikan langsung kondisi stok beras di lapangan, bukan hanya berdasarkan laporan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau gudang Bulog berkapasitas 7.000 ton yang saat ini terisi penuh. Kondisi ini menunjukkan kesiapan pemerintah dalam menjaga pasokan beras, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Sidak dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya guna mendapatkan gambaran kondisi riil di lapangan.

Pemerintah mencatat cadangan beras nasional hingga April 2026 mencapai sekitar 4,8 juta ton, angka tertinggi sepanjang sejarah dan mendekati target 5 juta ton.

Selain stok pemerintah, ketersediaan beras di masyarakat diperkirakan mencapai hampir 12 juta ton, ditambah potensi panen sekitar 12 juta ton dalam waktu dekat.

Dengan demikian, total kekuatan stok beras nasional diperkirakan mencapai 28 juta ton, cukup untuk menopang kebutuhan hingga 11 bulan ke depan.

Kinerja sektor pertanian juga menunjukkan tren positif. Produksi beras nasional pada 2025 meningkat 13,29 persen atau setara 4,07 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini didorong oleh perluasan lahan panen dan berbagai kebijakan penguatan sektor pertanian.

Pemerintah terus memperkuat peran Bulog dalam menjaga keseimbangan harga, baik di tingkat petani maupun konsumen.

Melalui kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET), harga beras diupayakan tetap stabil.

Pada 2026, Bulog ditargetkan menyerap 4 juta ton setara beras, meningkat dari 3 juta ton pada tahun sebelumnya.

Langkah sidak ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan Indonesia tetap kuat menghadapi tantangan global, termasuk krisis energi dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus melindungi petani dan konsumen melalui kebijakan yang berkelanjutan.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Nasional

Terungkap Kondisi Stok Pangan Indonesia Hadapi El Nino Godzilla

finnews.id – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan stok pangan nasional...

Nasional

7.911 Pendatang Baru Serbu Jakarta Usai Lebaran 2026, Didominasi Usia Produktif

finnews.id – Arus urbanisasi pasca Lebaran 2026 kembali meningkat. Dinas Kependudukan dan...

Nasional

Waspada! Pertamax Dex Melonjak, Potensi Penyalahgunaan BBM Subsidi Meningkat 

finnews.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi memicu kekhawatiran baru....

Magang Berbayar Batch II telah dibuka
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

finnews.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang...