finnews.id – Bayern Munchen siap menjamu Real Madrid pada pertandingan leg kedua babak perempat final Liga Champions musim 2025/2026. Duel raksasa Eropa ini bergulir di Allianz Arena pada Kamis, 16 April 2026, pukul 02.00 WIB. Para penggemar sepak bola dapat menyaksikan pertarungan krusial ini melalui layanan live streaming Vidio.

Tuan rumah menyambut pertandingan ini dengan tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi. Bayern Munchen sukses mencuri kemenangan di markas Real Madrid dengan skor 2-1 padaleg pertama Liga Champions.

Skuad asuhan Vincent Kompany sukses memperpanjang tren positif mereka dengan mencatatkan 15 kemenangan beruntun pada semua kompetisi. Bayern Munchen membuktikan konsistensi permainan saat melumat St Pauli dengan skor telak 5-0 pada kompetisi Bundesliga akhir pekan lalu.

Vincent Kompany bahkan sengaja mengistirahatkan sejumlah pemain pilar saat menghadapi St Pauli. Juru taktik asal Belgia ini menerapkan strategi rotasi untuk menjaga kondisi fisik anak asuhnya agar mencapai tingkat kebugaran maksimal menjelang bentrokan penting melawan Los Blancos. Keputusan taktis ini menegaskan ambisi besar Bayern Munchen untuk segera mengamankan satu tiket berharga menuju babak semifinal.

Evaluasi Taktik dan Ancaman Serangan Balik

Kita bisa menengok kembali jalannya pertandingan pada pertemuan pertama pekan lalu. Bayern Munchen tampil begitu dominan dan menguasai aliran bola. Namun, raksasa Bavaria ini menunjukkan kelemahan fatal pada aspek penyelesaian akhir. Skuad Bayern sempat memimpin jalannya laga, tetapi para pemain justru kehilangan konsentrasi saat memasuki babak kedua. Kelengahan ini langsung Real Madrid manfaatkan untuk kembali menyamakan kedudukan dan memperpanjang napas mereka dalam persaingan memperebutkan trofi Si Kuping Besar.

Michael Olise sukses mencuri perhatian publik pada pertemuan pertama tersebut. Winger lincah berkebangsaan Prancis ini tampil sangat impresif dan terus-menerus merepotkan sektor pertahanan sayap kiri Real Madrid. Para pengamat sepak bola meyakini Olise akan kembali memegang peran vital sebagai motor serangan utama Bayern. Ia mendapat tugas khusus untuk mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Madrid yang belakangan ini banyak pihak nilai sebagai titik terlemah.