Kendati memiliki daya gedor yang luar biasa, Bayern Munchen wajib mewaspadai skema permainan lawan. Kompany gemar menerapkan garis pertahanan tinggi, dan hal ini berpotensi menjadi pisau bermata dua. Real Madrid memiliki penyerang kilat seperti Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Kecepatan luar biasa dari duo penyerang mematikan ini siap menghukum lini belakang Bayern melalui skema serangan balik cepat jika tuan rumah melakukan kesalahan sekecil apa pun.

Beban Berat Skuad Los Blancos

Beralih ke kubu tim tamu, Real Madrid melawat ke daratan Jerman dengan memikul beban yang cukup berat. Pasukan Alvaro Arbeloa baru saja menelan kekecewaan setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Girona pada pentas La Liga. Hasil kurang memuaskan tersebut membuat jarak poin mereka semakin menjauh dari Barcelona yang memuncaki klasemen sementara. Saat ini, Madrid tertinggal sembilan angka, sehingga peluang mereka untuk mempertahankan mahkota juara liga domestik kini semakin menipis.

Kondisi sulit pada kancah domestik praktis mengubah prioritas tim kebanggaan ibu kota Spanyol tersebut. Pertandingan melawan Bayern Munchen kini bertransformasi menjadi laga hidup mati yang sangat krusial. Liga Champions menjadi satu-satunya panggung paling realistis bagi Jude Bellingham dan kawan-kawan untuk menyelamatkan musim ini dengan raihan trofi bergengsi.

Meskipun memikul tekanan tinggi, Real Madrid menyimpan modal positif yang pantas mereka banggakan. Raksasa Spanyol ini menorehkan catatan tandang yang sangat manis setiap kali mengunjungi markas Bayern Munchen. Sepanjang empat kunjungan terakhir ke Allianz Arena, Madrid sukses merebut tiga kemenangan dan satu kali memaksakan hasil imbang. Rekor fantastis ini tentu mendongkrak mentalitas pemenang dan kepercayaan diri para pemain menjelang peluit panjang berbunyi.

Krisis Pemain Membayangi Kedua Tim

Menjelang duel krusial ini, Bayern Munchen dan Real Madrid sama-sama menghadapi masalah pelik terkait ketersediaan pemain utama. Tim medis Bayern memastikan sang pelatih tidak bisa menurunkan Lennart Karl dan Sven Ulreich. Kedua pemain ini masih harus menjalani proses pemulihan akibat cedera yang mengganggu mereka.