finnews.id – Kabar gembira bagi dunia riset dan kesehatan tanah air! Pameran industri laboratorium paling bergengsi, Lab Indonesia 2026, resmi membuka pintunya di Hall 5-7 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Hadir dengan semangat optimisme tinggi, ajang ini menjadi pusat kolaborasi teknologi dunia yang siap membawa industri laboratorium Indonesia naik kelas ke level global. Jika Anda seorang peneliti, profesional medis, atau pelaku industri, inilah momentum emas untuk menyaksikan langsung bagaimana teknologi masa depan bekerja untuk kita!
Sinergi Global: 305 Perusahaan dari 16 Negara Siap Dukung Industri Indonesia
Lab Indonesia 2026 edisi kedelapan ini tampil memukau dengan skala yang lebih luas dan megah. Mengusung tema inspiratif “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness,” pameran ini berhasil menarik minat 305 perusahaan terkemuka dari berbagai belahan dunia. Negara-negara raksasa teknologi seperti Jerman, Jepang, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat hadir membawa solusi terbaik mereka untuk pasar strategis Indonesia.
Total terdapat 921 teknologi dan solusi laboratorium yang dipamerkan, mulai dari sistem analitik tercanggih hingga instrumen bioteknologi yang sangat presisi. Kristi Wulandari, Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia, menyatakan bahwa kehadiran partisipan internasional yang masif ini adalah peluang besar bagi Indonesia. “Kami menyediakan platform yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan domestik agar para profesional kita bisa saling terhubung dan berkembang bersama,” ujarnya penuh semangat.
Dukungan BRIN: Membangun Fondasi Kemandirian Teknologi Nasional
Apresiasi tinggi datang dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terhadap penyelenggaraan acara ini. Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN, Prof. Dr. Ratno Nuryadi, M. Eng., menegaskan bahwa Lab Indonesia 2026 adalah motor penggerak ekosistem inovasi nasional. Melalui pertukaran pengetahuan yang terjadi di sini, proses transfer teknologi akan berjalan lebih cepat dan kapasitas SDM Indonesia akan semakin unggul.