finnews.id – Pasar modal Indonesia benar-benar sedang berada di atas angin! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru saja mencatatkan performa gemilang pada pembukaan perdagangan Selasa (14/4/2026). Seolah tidak mau berhenti mencetak rekor, indeks kebanggaan kita ini langsung tancap gas dan mulai nyaman bermain di level 7.600-an. Bagi Anda yang kemarin sempat ragu untuk masuk ke pasar, mungkin sekarang saatnya Anda gigit jari melihat reli yang sangat bertenaga ini.

IHSG membuka hari di zona hijau pada level 7.598, melonjak drastis 98 poin dari sesi penutupan kemarin yang sudah gagah di angka 7.500. Tak butuh waktu lama, tepat pada pukul 09.05 WIB, laju indeks semakin tak terbendung dengan penguatan sebesar 1,47 persen atau setara 110 poin ke level 7.610. Kepercayaan diri investor asing yang menyuntikkan dana segar (nett buy) sebesar Rp626,2 miliar menjadi bahan bakar utama yang membuat market kita “membara” hari ini.

Data Statistik Pasar: Ratusan Saham Terbang Tinggi

Gairah perdagangan hari ini terlihat sangat nyata dari statistik emiten yang bergerak. Tercatat sebanyak 434 saham berhasil terbang menguat, sementara hanya 106 emiten yang mengalami koreksi, dan 419 lainnya masih memilih untuk stabil. Frekuensi transaksi yang sangat lincah mencapai 202,7 ribu kali dengan nilai transaksi menembus Rp1,81 triliun hanya dalam hitungan menit sejak pembukaan.

Kapitalisasi pasar atau market cap perdagangan bahkan sudah menyentuh angka fantastis Rp13,52 triliun. Menariknya, seluruh sektor di bursa tanpa terkecuali mencatatkan kenaikan yang solid. Kondisi ini menunjukkan bahwa optimisme pasar tidak hanya terkonsentrasi di satu titik, melainkan menyebar merata ke berbagai lini industri. Ini adalah sinyal positif bagi Anda yang memiliki portofolio terdiversifikasi.

Sektor Bahan Baku Jadi Jawara, Energi dan Keuangan Mengekor

Dari seluruh barisan sektor yang menghijau, sektor bahan baku menjadi pemimpin serangan dengan kenaikan mencolok sebesar 2,41 persen ke level 2.304. Di belakangnya, sektor konsumer primer dan sektor industri menyusul dengan penguatan masing-masing 1,45 persen dan 1,41 persen. Sektor transportasi pun tidak mau kalah dengan kenaikan 1,41 persen ke posisi 1.910.