Sektor-sektor penggerak indeks lainnya seperti keuangan menguat 1,27 persen, sementara sektor energi yang sangat sensitif terhadap isu global naik 1,38 persen. Sektor infrastruktur dan properti pun masing-masing mendaki 1,11 persen dan 1,06 persen. Bahkan sektor teknologi dan kesehatan yang biasanya bergerak volatil, pagi ini ikut meramaikan pesta dengan kenaikan tipis namun pasti.
Sentimen Global dan Domestik: Harapan Damai AS-Iran & Retail Sales Oke
Mengapa pasar bisa seoptimis ini? Berdasarkan data Technical Picks dari IPOT, terdapat harapan baru di tengah ketegangan global. Pasar merespons positif adanya potensi negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran meskipun pembicaraan sebelumnya sempat menemui jalan buntu. Harapan akan perdamaian ini membuat harga minyak dunia (WTI) melandai, yang tentu saja menjadi angin segar bagi pasar saham.
Dari dalam negeri, daya beli masyarakat Indonesia terbukti masih sangat tangguh. Angka penjualan eceran atau retail sales pada periode Februari 2026 melonjak ke level 6,5 persen (yoy). Momentum bulan Ramadan menjadi faktor pendorong utama yang membuat perputaran uang di masyarakat semakin kencang, memberikan dorongan ekstra bagi emiten-emiten konsumer dan ritel.
Rekomendasi Saham Hari Ini: ESSA, KAQI, dan INCO Jadi Pilihan
Melihat momentum yang sedang panas, tim analis Indo Premier Sekuritas (IPOT) memberikan tiga rekomendasi saham pilihan yang bisa Anda pertimbangkan untuk mendulang cuan hari ini:
- ESSA (PT Esseo Medika): Rekomendasi Buy dengan level masuk di 765. Target harga berada di level 835. Jangan lupa pasang stop loss di 730 untuk mengamankan modal Anda.
- KAQI: Rekomendasi Buy on Breakout. Level entri yang disarankan adalah 108 dengan target profit di angka 116 dan batas risiko (stop loss) di 104.
- INCO (PT Vale Indonesia Tbk): Rekomendasi Buy dengan level entri di 6.150. Target harga ambisius di 6.600 dengan pengamanan stop loss di level 5.925.
Tips Investasi: Tetap Realistis di Tengah Euforia Pasar
Meskipun pasar sedang tampak sangat menjanjikan, Imam Gunadi selaku Equity Analyst IPOT mengingatkan para investor agar tidak gelap mata. Dinamika pasar bisa berubah sewaktu-waktu. “Kami berharap teman-teman tetap berpikir realistis walaupun kita punya target sebab ketika pasar ada dinamika maka kita harus tentukan stoploss untuk amankan modal,” ungkapnya dalam sesi IPOT Live IG pagi tadi.