finnews.id – Stamford Bridge akan menjadi saksi bisu duel panas antara Chelsea menjamu Manchester City pada pekan ke-32 Premier League musim 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu 12 April 2026 pukul 22.30 WIB ini menjadi pertaruhan harga diri bagi tuan rumah yang tengah terluka.

Chelsea menatap laga ini dengan beban mental yang cukup berat. Skuad asuhan The Blues baru saja menelan dua kekalahan beruntun yang menyakitkan saat bersua Newcastle United dan Everton. Hasil minor tersebut memaksa posisi mereka merosot ke peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris.

Meski demikian, asa untuk menembus zona Liga Champions sebenarnya belum sepenuhnya tertutup. Chelsea kini hanya tertinggal satu angka dari Liverpool yang menghuni posisi kelima, serta terpaut tujuh poin dari Aston Villa di peringkat keempat. Kemenangan atas Manchester City menjadi harga mati jika mereka ingin menjaga mimpi bermain di kompetisi kasta tertinggi Eropa musim depan.

Masalah utama Chelsea saat ini terletak pada aspek konsistensi. Para pemain seringkali kehilangan fokus saat menghadapi lawan yang menerapkan intensitas serangan tinggi. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi tim tamu, Manchester City, yang datang dengan kepercayaan diri selangit.

Pasukan Pep Guardiola baru saja mengukir prestasi manis dengan mengamankan trofi Carabao Cup. Tak hanya itu, The Citizens juga tampil sangat dominan di ajang FA Cup. Momentum positif ini menjadi modal berharga bagi City untuk terus menekan Arsenal yang saat ini masih kokoh di puncak klasemen Premier League.

Jika menilik rekor pertemuan kedua tim, awan mendung kian menyelimuti kubu London Barat. Chelsea tercatat belum pernah merasakan kemenangan dalam sembilan laga liga terakhir saat berhadapan dengan City sejak Mei 2021. Stamford Bridge pun seolah kehilangan keangkerannya bagi City, mengingat klub asal Manchester tersebut berhasil mencuri empat kemenangan dari lima kunjungan terakhir mereka ke markas Chelsea.

Tantangan bagi Chelsea tidak berhenti pada urusan taktik semata. Masalah kebugaran pemain menjadi ganjalan serius bagi sang manajer. Kapten tim, Reece James, kabarnya masih diragukan tampil akibat cedera paha yang belum pulih total. Kehilangan James tentu menjadi lubang besar di lini pertahanan sekaligus mengurangi jiwa kepemimpinan di lapangan.