Siapa Pemilik TPL Sekarang?

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Toba Pulp Lestari tidak lagi dimiliki oleh Sukanto Tanoto.

Saat ini, 92,54 persen saham INRU dikuasai oleh perusahaan investasi asal Hong Kong, Allied Hill Limited. Sementara, 7,46 persen sisanya dimiliki oleh publik.

Lebih lanjut, Allied Hill Limited sendiri merupakan entitas holding yang sepenuhnya dimiliki oleh Everpro Investments Limited, yang dikendalikan oleh Joseph Oetomo.

Klaim Operasional Berstandar Lingkungan

Menanggapi tudingan deforestasi dan kerusakan lingkungan, manajemen Toba Pulp Lestari menyatakan bahwa seluruh kegiatan perusahaan telah mengikuti aturan yang ketat.

INRU mengklaim telah menjalankan kegiatan usaha sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terdokumentasi dan rutin menjalani pemantauan lingkungan berkala bersama lembaga independen bersertifikasi.

“Seluruh kegiatan Hutan Tanaman Industri (HTI) telah melalui penilaian High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCS) oleh pihak ketiga untuk memastikan penerapan prinsip Pengelolaan Hutan Lestari,” terang Anwar.

Dari total luas konsesi sekitar 167.912 hektare, perusahaan menyebut hanya sekitar 46.000 hektare yang digunakan untuk penanaman eucalyptus. Sementara sisanya tetap dipertahankan sebagai kawasan lindung dan konservasi.

Tak hanya itu, audit menyeluruh juga telah dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sepanjang 2022–2023. Hasil audit menyatakan bahwa perusahaan dinilai taat terhadap regulasi dan tidak ditemukan pelanggaran serius terkait aspek lingkungan maupun sosial.

“Operasional pemanenan dan penanaman kembali dilakukan berdasarkan tata ruang, RKU, dan RKT yang telah ditetapkan pemerintah,” tegas Anwar.