“Ya nanti kita lihat ya (soal banyaknya gelondongan kayu),” kata Bobby Nasution di Lanud Soewondo Medan, Kamis 27 November 2025.

Bobby menegaskan bahwa saat ini, fokus utama Pemerintah Provinsi Sumut adalah penanganan darurat dan keselamatan warga. Upaya penyelamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas utama bagi ribuan warga yang terdampak, termasuk puluhan ribu warga yang terpaksa mengungsi.

“Yang pasti untuk saat ini kita fokusnya untuk evakuasi warga dan juga mempercepat logistik untuk kebutuhan warga, baik kebutuhan makan, kebutuhan hari-hari seperti anak bayi butuh pampers,” ujarnya.

Pernyataan Gubsu menunjukkan Pemprov saat ini memprioritaskan upaya penyelamatan di tengah bencana yang telah mengakibatkan setidaknya 48 korban jiwa, 88 orang hilang, ribuan rumah porak poranda, serta ribuan hektar lahan pertanian hancur.

Penyelidikan mendalam mengenai asal-usul ribuan gelondongan kayu dan tudingan WALHI kemungkinan akan dilakukan setelah status tanggap darurat bencana berakhir.