Home News Badan Karantina Ungkap Modus Curang Ekspor Sarang Burung Walet ke Vietnam
News

Badan Karantina Ungkap Modus Curang Ekspor Sarang Burung Walet ke Vietnam

Bagikan
praktik curang ekspor sarang burung walet
Badan Karantina Indonesia mengungkap praktik curang ekspor sarang burung walet ke Vietnam oleh perusahaan CJP. Komoditas bersih ditukar menjadi kotor, mengancam kredibilitas ekspor nasional.Foto:ANT
Bagikan

Finnews.id – Badan Karantina Indonesia berhasil membongkar praktik kecurangan dalam ekspor sarang burung walet (SBW) di area kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Aksi curang tersebut dilakukan oleh salah satu perusahaan eksportir berinisial CJP, yang menukar sarang burung walet bersih dengan sarang burung walet kotor sebelum dikirim ke Vietnam.

Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat M. Paggabean menjelaskan bahwa kasus ini terungkap saat petugas karantina melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap komoditas yang sudah dilaporkan dan dinyatakan layak ekspor oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten.

“Pada awalnya, perusahaan CJP mengajukan pemeriksaan ekspor sarang burung walet bersih sebanyak 950 kilogram ke Vietnam. Barang tersebut telah dinyatakan memenuhi persyaratan ekspor,” kata Sahat dalam keterangan resmi, Selasa 11 November 2025.

Namun, dua hari menjelang jadwal pengiriman, petugas Karantina melakukan pemeriksaan fisik ulang dan menemukan adanya ketidaksesuaian antara dokumen dan isi barang. Komoditas yang semula berupa sarang burung walet bersih ternyata telah ditukar menjadi sarang burung walet kotor yang tidak layak ekspor.

“Keamanan ekspor bukan hanya soal kelayakan produk, tetapi juga menyangkut kejujuran dan kredibilitas bangsa. Sarang burung walet merupakan komoditas bernilai tinggi yang menjadi kebanggaan Indonesia di pasar global. Jika ada pihak yang memanipulasi prosesnya, maka yang dirugikan bukan hanya negara secara ekonomi, tetapi juga kepercayaan internasional terhadap sistem ekspor Indonesia,” tegas Sahat.

Hingga kini, Badan Karantina Indonesia masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Pemeriksaan menyasar pihak perusahaan, rantai distribusi, serta potensi keterlibatan oknum lain dalam proses pengiriman.

Sebagai informasi, sarang burung walet merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia dengan nilai pasar yang mencapai triliunan rupiah per tahun. Produk ini diminati terutama di kawasan Asia Timur, seperti Tiongkok, Hong Kong, dan Vietnam, karena dipercaya memiliki manfaat kesehatan dan nilai gizi tinggi.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Aturan Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta 2026: Simak dengan Teliti Penjelasan Lengkapnya!

finnews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menghadirkan kabar baik bagi...

News

Pabrik Baja Krakatau Osaka Steel Tutup, 170 Pekerja Terdampak

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari industri baja nasional. Osaka Steel Co...

News

MELEDAK! Subsidi Energi Tembus Rp118,7 Triliun di Awal 2026, Melonjak 266 Persen

finnews.id – Angka subsidi dan kompensasi energi Indonesia benar-benar “meledak” di awal 2026....

Harga BBM Pertamina naik per 4 Mei 2026. Solar dan Pertamax Turbo melonjak, sementara Pertamax dan BBM subsidi tetap stabil.
News

Harga BBM Pertamina Naik Lagi! Solar dan Pertamax Turbo Melonjak, Ini Daftar Terbaru per 4 Mei 2026

finnews.id – Perubahan harga bahan bakar kembali terjadi di awal Mei 2026....