Home Lifestyle Bukan Darah Membeku, Ini yang Sebenarnya Terjadi Saat Minum Air Es Waktu Haid
Lifestyle

Bukan Darah Membeku, Ini yang Sebenarnya Terjadi Saat Minum Air Es Waktu Haid

Bagikan
Mitos Minum Air Es saat Haid Bikin Darah Membeku
Mitos Minum Air Es saat Haid Bikin Darah Membeku. Foto: Freepik
Bagikan

finnews.id – Setiap bulan, jutaan perempuan di seluruh dunia menjalani masa menstruasi dengan beragam perubahan fisik dan emosional. Di tengah rasa tidak nyaman itu, berbagai larangan turun-temurun sering kali membayangi. Salah satu yang paling sering terdengar adalah minum air es saat haid bikin darah membeku.

Mitos ini sudah lama beredar di masyarakat dan bahkan dipercaya sebagian besar perempuan muda. Tidak sedikit yang merasa takut jika minum air dingin akan membuat darah haid “mengeras”, berhenti mengalir, atau bahkan memicu kista di rahim. Tapi, apakah benar demikian? Atau semua ini hanya warisan cerita tanpa dasar ilmiah?

Asal-Usul dan Keyakinan di Balik Mitos Air Es Saat Menstruasi

Kepercayaan bahwa air dingin bisa menyebabkan darah haid menggumpal atau membeku berasal dari pandangan tradisional yang mengaitkan suhu tubuh dengan kelancaran sirkulasi darah. Dalam pandangan lama, air es dianggap bisa “menyempitkan pembuluh darah”, sehingga darah menstruasi sulit keluar.

Namun hingga kini, mitos ini belum pernah dibuktikan secara ilmiah. Tidak ada penelitian medis yang menunjukkan bahwa suhu air yang diminum mampu memengaruhi proses menstruasi secara langsung. Tubuh manusia, terutama sistem pencernaan, akan menyesuaikan suhu air sebelum diserap oleh tubuh, sehingga efek “membekukan darah” tidak mungkin terjadi.

Fakta Medis: Air Dingin Tidak Menyebabkan Darah Beku atau Kista

Menurut para ahli kesehatan, minum air dingin saat haid sepenuhnya aman. Bahkan, memenuhi kebutuhan cairan tubuh justru penting agar tidak mengalami dehidrasi, terutama ketika tubuh kehilangan banyak cairan selama menstruasi.

Kista atau gumpalan darah di rahim tidak disebabkan oleh suhu air yang diminum. Kondisi tersebut biasanya berkaitan dengan faktor genetik, infeksi, gangguan hormon, atau kelainan pada jaringan tubuh. Artinya, efek air es saat menstruasi sama sekali tidak berkaitan dengan munculnya kista.

Bolehkah Minum Air Dingin Saat Haid?

Jawabannya boleh, selama tidak berlebihan. Meski tidak terbukti benar, beberapa wanita memang bisa merasa tidak nyaman ketika minum air terlalu dingin, terutama jika sedang kram perut. Dalam kasus ini, bukan karena bahaya medis, melainkan efek suhu dingin yang bisa memicu kontraksi ringan pada otot perut.

Dokter menyarankan agar tetap memilih air putih bersuhu normal untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Air yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin akan lebih mudah diserap tubuh dan membantu melancarkan metabolisme.

Jadi, nikmati segelas air dingin tanpa rasa bersalah, karena yang dibutuhkan tubuhmu hanyalah keseimbangan, bukan ketakutan akan mitos lama.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

10 Ide Jualan Makanan Paling Laris 2026: Modal Kecil, Untung Besar, dan Cepat Balik Modal

finnews.id – Memulai bisnis kuliner menjadi pilihan strategis bagi banyak orang yang...

Lifestyle

Solusi Nyeri dan Memar, PT Tunggal Idaman Abdi Rilis Thrombovoren Emulgel

finnews.id – Tren gaya hidup aktif kini tengah menjamur di Indonesia. Semakin...

Tanaman Hias Lidah Mertua (rri)
Lifestyle

Jenis Tanaman Hias Multi Fungsi Terbaik untuk Kesehatan dan Dekorasi Rumah

finnews.id – Di tengah gaya hidup modern yang membuat kita lebih sering berada...

The Palace Jeweler gelar Semarak Pengundian Nasional 2026! Borong perhiasan emas & berlian, menangkan motor Yamaha dan hadiah mewah lainnya di 83 gerai.
Lifestyle

Banjir Hadiah! Semarak Pengundian Nasional The Palace 2026 Dimulai, Saatnya Borong Berlian dan Bawa Pulang Motor

finnews.id – Pernahkah Anda membayangkan belanja perhiasan mewah tapi malah pulang membawa...