Home News BPJPH Temukan 9 Produk Makanan Mengandung Unsur Babi, 7 Di Antaranya Bersertifikat Halal
News

BPJPH Temukan 9 Produk Makanan Mengandung Unsur Babi, 7 Di Antaranya Bersertifikat Halal

Bagikan
BPJPH Temukan 9 Produk Makanan Mengandung Unsur Babi
BPJPH Temukan 9 Produk Makanan Mengandung Unsur Babi
Bagikan

finnews.id – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sembilan produk makanan olahan yang mengandung unsur babi (porcine). Dari sembilan produk tersebut, tujuh di antaranya telah memiliki sertifikat halal.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menyatakan bahwa temuan ini merupakan hasil uji laboratorium terhadap DNA dan peptida spesifik porcine yang dilakukan oleh BPOM dan BPJPH.

Daftar Produk yang Mengandung Unsur Babi:

  1. Corniche Fluffy Jelly (asal Filipina, bersertifikat halal)
  2. Corniche Marshmallow Rasa Apel Bentuk Teddy (Filipina, halal)
  3. ChompChomp Car Mallow (China, halal)
  4. ChompChomp Flower Mallow (China, halal)
  5. ChompChomp Marshmallow Mini (China, halal)
  6. Hakiki Gelatin (halal)
  7. Larbee – TYL Marshmallow Isi Selai Vanila (China, halal)
  8. AAA Marshmallow Rasa Jeruk (China, tanpa sertifikat halal)
  9. SWEETIME Marshmallow Rasa Coklat (China, tanpa sertifikat halal)

Tindakan dan Sanksi

BPJPH telah melayangkan surat peringatan kepada produsen dan distributor untuk segera menarik produk dari pasaran. Karena respons yang kooperatif dari pihak perusahaan, proses hukum tidak dilanjutkan.

“Seminggu setelah kami kirimkan surat, seluruh perusahaan langsung merespons dan mulai menarik produknya,” kata Ahmad Haikal Hasan.

Imbauan untuk Masyarakat

BPOM mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip “Cek KLIK”, yaitu Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa sebelum membeli produk makanan dan obat-obatan.

Transparansi Produk Nonhalal

BPJPH menegaskan bahwa produk yang mengandung unsur babi tetap boleh dipasarkan di Indonesia asalkan memiliki pelabelan yang jujur dan jelas. Produk yang tidak mencantumkan kandungan porcine secara terbuka akan dikenai sanksi pidana karena termasuk penipuan konsumen.

“Produk nonhalal boleh beredar, tetapi harus jujur menuliskan kandungannya. Jika tidak, itu masuk ranah pidana,” tegas Ahmad Haikal Hasan.

Bagikan
Artikel Terkait
Harga BBM naik tajam Mei 2026. Solar Vivo tembus Rp30.890 per liter, sementara Pertamina juga lakukan penyesuaian harga.
News

Harga BBM Meledak! Solar Vivo Tembus Rp30 Ribu per Liter, Ini Daftar Lengkap Terbarunya

finnews.id – Kenaikan harga bahan bakar kembali bikin publik terkejut. Kali ini,...

News

Tragedi Argo Bromo Anggrek Terjadi Lagi, 4 Tewas di Grobogan

finnews.id – Kecelakaan tragis kembali melibatkan kereta api Argo Bromo Anggrek. Usai di...

News

BOM! Iuran BPJS Kesehatan Segera Naik

finnews.id – Kabar panas datang dari pemerintah: iuran BPJS Kesehatan berpotensi naik...

May Day 2026 di Monas dipadati 100 ribu buruh. Prabowo hadir naik Maung, suasana meriah dan penuh aspirasi pekerja.
News

May Day 2026, Dari Cikarang ke Jakarta: Monas Jadi Pusat Ledakan Aspirasi 2026

finnews.id – Gelombang manusia bergerak dari Cikarang menuju jantung ibu kota. Sebanyak 18.860...