finnews.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka peluang investasi besar-besaran di sektor energi dengan menawarkan 116 blok minyak dan gas bumi (migas) baru kepada investor global.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendongkrak produksi energi nasional sekaligus menjaga ketahanan energi di tengah dinamika geopolitik dunia.
Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman menyampaikan bahwa pembukaan blok baru ini bertujuan untuk mengejar target produksi minyak nasional yang ditetapkan dalam APBN 2026.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah tidak hanya membuka wilayah kerja baru, tetapi juga memperkuat kolaborasi teknologi dan operasional di blok migas yang sudah ada.
Salah satu kabar positif datang dari penemuan besar di Sumur Geliga, Blok Ganal, yang diperkirakan menyimpan:
- Gas: 5 TCF (triliun kaki kubik)
- Kondensat: 300 juta barel (MMbbl)
Temuan ini dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan produksi migas nasional ke depan.
Di tengah ketegangan global, termasuk gangguan jalur energi strategis seperti Selat Hormuz, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, antara lain:
- Diversifikasi impor energi
- Optimalisasi pasokan domestik dan biofuel
- Peningkatan kapasitas dan kinerja kilang
- Penguatan kerja sama bilateral
Efisiensi konsumsi BBM dan LPG
Langkah ini penting karena sekitar 20% pasokan minyak Indonesia bergantung pada jalur tersebut.
Pemerintah juga melakukan reformasi besar dalam regulasi sektor hulu migas agar lebih menarik bagi investor, di antaranya:
- Fleksibilitas kontrak: pilihan Gross Split atau Cost Recovery
- Penyesuaian bagi hasil sesuai risiko proyek
- Pemberian insentif berbasis keekonomian
- Percepatan proses perizinan melalui PP Nomor 28 Tahun 2025
Dengan kebijakan ini, investor diharapkan mendapatkan kepastian hukum sekaligus peluang keuntungan yang lebih kompetitif.
Menuju Swasembada Energi
Langkah strategis ini juga sejalan dengan visi swasembada energi yang menjadi bagian dari agenda besar pemerintahan Prabowo Subianto.