finnews.id – Kabar membanggakan datang dari jantung energi terbarukan Indonesia! Kamu harus tahu kalau PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) baru saja mencatatkan sejarah baru yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Di tengah tuntutan transisi energi yang kian mendesak, emiten panas bumi ini justru pamer kekuatan dengan membukukan angka produksi listrik tertinggi yang pernah mereka capai. Ini bukan sekadar prestasi biasa, tapi bukti nyata bahwa Indonesia serius memimpin pasar energi bersih dunia.

Produksi listrik panas bumi PGEO melesat hingga menyentuh angka fantastis 5.095,48 gigawatt hour (GWh). Jika kita bandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,55 persen. Lonjakan produksi ini menjadi sinyal kuat bagi para investor dan pengamat energi bahwa fundamental operasional perusahaan sedang berada di posisi yang sangat prima.

PLTP Lumut Balai Unit 2 Jadi Kunci, Kapasitas Terpasang Kini Tembus 727 MW!

Mungkin kamu bertanya-tanya, apa rahasia di balik rekor pecah ini? Direktur Utama PGEO, Ahmad Yani, membeberkan bahwa operasional PLTP Lumut Balai Unit 2 menjadi pendorong utamanya. Proyek baru yang menyumbang tambahan kapasitas sebesar 55 megawatt (MW) ini resmi beroperasi dan langsung tancap gas mendongkrak performa perusahaan.

Dengan tambahan unit tersebut, total kapasitas terpasang PGEO kini mencapai angka keramat 727 MW. “Capaian ini menunjukkan penguatan fundamental operasional kami, sekaligus membuktikan efektivitas strategi pengembangan aset yang dijalankan secara konsisten,” ujar Ahmad Yani pada Selasa (21/4/2026). Angka ini memantapkan posisi PGEO sebagai salah satu pemain panas bumi terbesar yang disegani secara global.

Ambisi Besar 530 MW: Gandeng PLN IP Demi Kedaulatan Energi Bersih

PGEO nampaknya tidak mau berpuas diri dengan rekor yang ada. Perusahaan sedang tancap gas mempercepat berbagai proyek strategis lainnya. Salah satu yang paling dinanti adalah eksplorasi greenfield PLTP Gunung Tiga di Lampung yang punya potensi jumbo hingga 55 MW. Bayangkan betapa besarnya kontribusi energi hijau yang akan mengalir dari tanah Lampung!