Home Market Saat IHSG Ambruk 6,6 Persen, Deretan Saham Ini Justru Melejit Sampai 94 Persen, Ada yang Bikin Cuan Jumbo
Market

Saat IHSG Ambruk 6,6 Persen, Deretan Saham Ini Justru Melejit Sampai 94 Persen, Ada yang Bikin Cuan Jumbo

Bagikan
Meski IHSG ambruk 6,61%, sejumlah saham justru melonjak hingga 94%. Ini daftar top gainers dan saham top losers yang jadi sorotan pasar.
Bursa Efek Indonesia (BEI) - Bianca Khairunnisa -
Bagikan
Top Gainers Pekan Ini Mengejutkan, Saat Pasar Berdarah Sejumlah Saham Justru Terbang

finnews.id – Di tengah tekanan besar yang mengguncang pasar saham Indonesia, sejumlah emiten justru mencetak reli fantastis. Ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 6,61% dalam sepekan dan ditutup di level 7.129,4, sejumlah saham malah melesat tajam, bahkan ada yang memberi cuan hingga 94%.

Fenomena ini menjadi sorotan karena terjadi saat kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) justru menyusut Rp899 triliun, dari Rp13.635 triliun menjadi Rp12.736 triliun. Di tengah koreksi luas, sejumlah saham lapis menengah dan kecil justru tampil sebagai top gainers dengan lonjakan agresif.

Berdasarkan data BEI untuk periode perdagangan 20-24 April 2026, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) menjadi bintang utama pekan ini setelah harga sahamnya melesat 94,16%, dari Rp685 menjadi Rp1.330.

Kenaikan itu menjadikan WBSA pemimpin daftar saham pencetak cuan terbesar saat banyak investor justru menghadapi tekanan di pasar.

WBSA Pimpin Reli, Deretan Saham Ini Ikut Tebar Cuan Besar

Tak hanya WBSA, sejumlah saham lain juga mencuri perhatian dengan lonjakan tajam.

PT Citatah Tbk (CTTH) melesat 85,06% menjadi Rp161. PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) ikut melonjak 82,86% ke Rp128, sementara PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) menguat 81,69% menjadi Rp665.

Empat saham itu masuk kategori cuan jumbo dalam waktu singkat, sesuatu yang kontras dengan tekanan pasar secara keseluruhan.

Di kelompok berikutnya, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) naik 57,42% ke Rp4.030. PT Multitrend Indo Tbk (BABY) terangkat 57,14% menjadi Rp330, sedangkan PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) menguat 44,4% ke Rp3.350.

Reli juga berlanjut di PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang naik 43,82%, PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) yang melonjak 37,21%, dan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) yang menguat 33,7%.

Pasar Merah, Tapi Uang Tetap Mengalir ke Saham Tertentu

Pergerakan ini menunjukkan saat pasar tertekan, rotasi dana masih terjadi. Investor tampak tetap memburu peluang pada saham-saham tertentu meski indeks utama terkoreksi tajam.

Bagikan
Artikel Terkait
Ashmore menilai risiko Indonesia turun jadi frontier makin kecil meski IHSG anjlok. Reformasi pasar modal disebut jadi kunci pulihkan sentimen.
Market

IHSG Ambruk, Tapi Ashmore Bawa Kabar Baik: Risiko Indonesia Turun ke Frontier Disebut Makin Menjauh

Tekanan IHSG dan Rupiah Memanas, Ashmore Sebut Skenario Terburuk Kemungkinan Sudah Lewat...

Market

Strategi Pemerintah Redam Kenaikan Tiket Pesawat di Tengah Lonjakan Harga Energi

finnews.id – Lonjakan harga energi global mulai memberikan tekanan serius terhadap industri...

Market

Magic in the Stars Hadir di Jakarta !! Cek Jadwal & Harga Tiket Disney On Ice 2026

finnews.id – Pertunjukan es berskala internasional, Disney On Ice, kembali menyapa penggemar...

BBCA jatuh ke level terendah tiga tahun, Morgan Stanley pangkas proyeksi emas, dan bocoran dividen BCA jadi sorotan pasar.
Market

Trending! BBCA Ambrol ke Level Terendah 3 Tahun, Morgan Stanley Pangkas Proyeksi Emas: Ini 5 Isu Pasar Paling Panas

finnews.id — Sentimen pasar bergerak cepat menjelang akhir pekan. Dari anjloknya saham...