finnews.id – Kunjungan kerja yang dilakukan Siti Hediati Hariyadi ke Labuan Bajo, memunculkan sorotan terhadap kebijakan pembatasan jumlah wisatawan di Taman Nasional Komodo.
Dalam agenda tersebut, ia menyatakan perlunya peninjauan ulang terhadap kuota kunjungan yang saat ini berlaku.
Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Kehutanan menetapkan batas maksimal kunjungan sebanyak 1.000 wisatawan per hari.
“Kita minta dikaji lagi, kuotanya bisa dinaikkan,” ungkap Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dalam kunjungan kerja di Labuan Bajo.
Namun menurut Titiek, angka tersebut masih bisa ditingkatkan, meski harus dilakukan secara bertahap dan tetap memperhatikan aspek konservasi.
Dalam dialog bersama pelaku industri pariwisata setempat, muncul aspirasi agar kuota dinaikkan hingga 3.000 pengunjung per hari.
Meski demikian, usulan tersebut dinilai terlalu tinggi untuk diterapkan secara langsung.
Titiek menegaskan bahwa penyesuaian jumlah wisatawan perlu dilakukan secara hati-hati, tidak sekaligus melonjak drastis.
“Ini baru mau dikaji lagi, pelan-pelan lah tapi ya jangan 1.000,” ucapnya.
Ia bahkan sempat secara langsung meminta kepada Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, agar ada penambahan kuota dalam waktu dekat.
Namun, keputusan tersebut belum bisa diambil saat itu juga karena masih memerlukan koordinasi dengan Menteri terkait.
Di sisi lain, pemerintah mengungkapkan bahwa dalam praktiknya telah ada fleksibilitas kuota.
Selama periode awal penerapan kebijakan, jumlah pengunjung sempat beberapa kali melebihi batas harian, dengan kisaran antara 1.100 hingga 1.300 orang dalam kondisi tertentu.
Pelaku usaha pariwisata sendiri menegaskan bahwa mereka tidak menolak adanya pembatasan.
Mereka justru mendukung upaya konservasi, namun berharap kebijakan tersebut tetap memberikan ruang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut mereka, keberlanjutan lingkungan dan perkembangan pariwisata seharusnya bisa berjalan seimbang.
Usulan peningkatan kuota hingga 3.000 wisatawan per hari juga didasarkan pada kajian daya dukung kawasan yang pernah dilakukan sebelumnya.
Namun, angka tersebut masih perlu dikaji ulang dengan mempertimbangkan kondisi ekologi terkini serta kesiapan infrastruktur pendukung.
Dengan demikian, wacana penambahan kuota wisatawan di kawasan Komodo kini masih berada dalam tahap evaluasi.
Pemerintah dan berbagai pihak terkait diharapkan dapat menemukan titik tengah, antara menjaga kelestarian alam dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan strategis tersebut.