finnews.id – Jagat maya Kota Medan gempar oleh pengakuan seorang wanita yang kehilangan telepon seluler (HP) miliknya setelah menjalani proses perbaikan. Insiden ini menimpa korban di salah satu gerai jasa servis handphone yang berlokasi di Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Sumatra Utara.
Melansir dari jabodetabke24info pada Jumat, 24 April 2026 Kasus bermula saat korban mendatangi tempat servis tersebut untuk memperbaiki kerusakan pada perangkatnya. Setelah menyepakati biaya servis, korban meninggalkan handphone miliknya agar teknisi dapat mengerjakannya.
Namun, drama dimulai saat korban hendak mengambil kembali perangkat yang seharusnya sudah selesai diperbaiki.
Korban mengaku sudah melunasi biaya servis sesuai kesepakatan awal. Namun, saat ia meminta perangkatnya kembali, teknisi di toko tersebut justru memberikan jawaban yang mencurigakan. Tukang servis itu berdalih tidak mengetahui keberadaan handphone milik pelanggan tersebut, padahal proses perbaikan sebelumnya dinyatakan telah rampung.
Merasa ada yang tidak beres dan merasa menjadi korban penipuan, wanita ini tidak tinggal diam. Ia kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kerabatnya. Karena pihak toko tidak menunjukkan itikad baik, mereka memutuskan untuk mencari perlindungan dan bantuan hukum guna mengusut keberadaan barang berharga tersebut.
Tak ingin masalah berlarut-larut, korban mendatangi kantor MPC Pemuda Pancasila Kota Medan. Laporan tersebut langsung mendapatkan respon dari Taufik, anggota KOTI MPC Pemuda Pancasila Kota Medan yang tengah bertugas. Taufik segera berkoordinasi dengan Ketua Ranting PP di wilayah lokasi usaha servis tersebut untuk melakukan tindakan cepat.
Tim kemudian bergerak menuju lokasi tempat servis di Kecamatan Medan Area. Mereka melakukan penelusuran mendalam dan menginterogasi teknisi yang bersangkutan. Setelah melalui proses pendalaman yang cukup alot, keberadaan handphone milik korban akhirnya terungkap.
buahkan hasil manis. Pihak servis akhirnya menyerahkan kembali handphone milik wanita tersebut dalam kondisi utuh. Korban pun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tim yang bergerak cepat merespons keluhannya sehingga barang miliknya tidak hilang secara permanen.