Home Kurs BI Beri Kode Hawkish, Siap-Siap Bunga Acuan Bakal Terbang di Mei?
Kurs

BI Beri Kode Hawkish, Siap-Siap Bunga Acuan Bakal Terbang di Mei?

Bagikan
Bank Indonesia beri sinyal hawkish! Suku bunga acuan berpotensi naik 25 bps pada Mei 2026 demi jaga rupiah dan inflasi.
Ilustrasi - Bank Indonesia
Bagikan

finnews.id – Pasar keuangan Indonesia sedang berada di titik didih. Bank Indonesia (BI) baru saja mengirimkan sinyal kuat yang membuat para pelaku pasar menahan napas. Langkah terbaru dari bank sentral ini menunjukkan pergeseran sikap yang jauh lebih agresif atau hawkish demi membentengi nilai tukar rupiah dan menjinakkan inflasi agar tidak liar melampaui target.

Kabar mengejutkan ini mencuat setelah pengumuman kebijakan moneter pada Rabu (22/4) kemarin. Jika sebelumnya pada bulan Maret BI masih bersikap cukup moderat dan tenang, kini situasinya berbalik 180 derajat. Tekanan global yang tak menentu memaksa BI untuk mengambil ancang-ancang lebih serius dalam memperketat likuiditas di dalam negeri.

Sinyal Bahaya? BI Siap Kerek Suku Bunga Lebih Cepat

Berdasarkan laporan riset terbaru dari tim Treasury and Markets Research CIMB, Bank Indonesia kini tidak lagi sekadar memantau dari pinggir lapangan. Bank sentral secara tersurat mengisyaratkan kesiapan untuk kembali memperketat kebijakan moneter. Strategi ini menjadi senjata utama untuk memastikan stabilitas nilai tukar rupiah yang saat ini terus menjadi sorotan utama investor.

BI berambisi kuat menjaga agar inflasi tetap berada di koridor aman, yakni pada kisaran 1,5% hingga 3,5%. Namun, tantangan besar muncul dari sisi eksternal. Perubahan nada bicara BI dari yang semula fokus pada “penguatan bauran kebijakan” kini berubah menjadi lebih waspada dan defensif. Artinya, instrumen bunga acuan kini benar-benar ada di atas meja untuk segera dinaikkan.

Ramalan Ekonom: Mei Jadi Bulan Penentuan bagi Rupiah

Eskalasi sikap BI ini memicu spekulasi panas di kalangan pengamat ekonomi. CIMB bahkan sudah melontarkan prediksi yang cukup berani. Mereka memperkirakan BI sangat berpotensi menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan kebijakan bulan Mei mendatang. Langkah ini dianggap sangat logis mengingat kondisi pasar yang membutuhkan jangkar stabilitas lebih kuat.

Tidak hanya mengandalkan suku bunga, BI juga terpantau sudah gerak cepat di pasar. Bank sentral kabarnya telah meningkatkan intensitas intervensi di pasar valuta asing (valas). Tujuannya jelas: menahan kejatuhan rupiah lebih dalam. Selain itu, berbagai instrumen pro-pasar terus diperkuat untuk memoles daya tarik aset domestik agar investor asing tidak kabur ke pasar luar negeri.

Kondisi Terkini Rupiah Terhadap Dolar AS

Seberapa darurat kondisi mata uang Garuda? Berdasarkan data terbaru dari FactSet, posisi nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah tercatat berada di level Rp17.230,50. Meski terlihat relatif stabil di angka tersebut, tekanan yang membayangi tetap besar. Level ini menjadi alarm bagi otoritas moneter untuk terus siaga penuh.

Bagikan
Artikel Terkait
Rupiah keok, Bank Indonesia ambil langkah ekstrem! BI tahan suku bunga 4,75% dan luncurkan senjata baru demi selamatkan mata uang garuda.
Kurs

Rupiah ‘Salah Harga’ 8,5 Persen! BI Tahan Suku Bunga 4,75% dan Rilis Senjata Rahasia, Sinyal Bahaya atau Peluang?

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari jantung moneter Indonesia. Bank Indonesia (BI)...

Kurs

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.181 per Dolar AS, Akibat Beban Utang dan Tekanan Ketidakpastian Global

finnews.id – Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/4/2026),...

Rupiah melemah ke Rp17.161 setelah Iran tolak runding dengan AS di Pakistan. Investor tunggu hasil RDG BI di tengah blokade Selat Hormuz oleh Trump
Kurs

Iran Kabur dari Meja Perundingan, Rupiah Langsung Nyungsep ke Level Rp17.161 Per Dolar AS

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari panggung geopolitik Timur Tengah yang bikin...

Dolar AS capai level tertinggi sepekan akibat konflik AS-Iran di Selat Hormuz dan data ekonomi AS yang kuat. Euro dan Yen Jepang melemah tajam!
Kurs

Dolar AS Ngamuk ke Level Tertinggi! Euro dan Yen Babak Belur Gara-Gara Selat Hormuz Makin Mencekam

finnews.id – Waspada buat kamu yang sering transaksi pakai mata uang asing!...