Home News Menteri PU Pastikan Pembangunan Huntara Aceh Tamiang Terus Dikebut
News

Menteri PU Pastikan Pembangunan Huntara Aceh Tamiang Terus Dikebut

Bagikan
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan huntara.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan huntara.
Bagikan

finnews.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkomitmen penuh dalam mendukung penanganan bencana yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Termasuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Gampong Bundar, Kabupaten Aceh Tamiang.

Hal ini ditegaskan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat meninjau progres pembangunan huntara.

“Kami berkomitmen untuk mensuport penuh BNPB. Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat,” kata Menteri Dody.

Selain hunian, kata Dody, nantinya juga akan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi.

Pembangunan huntara di Aceh Tamiang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU bekerja sama dengan BUMN Karya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Dia mengatakan, progres pembangunan berjalan cepat, dari tahap pekerjaan pondasi hingga atap modular.

Deputi Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan mengapresiasi kualitas dan kecepatan pembangunan huntara tersebut.

“Saya lihat bahannya premium dan sangat layak bagi masyarakat. Pekerjaannya juga sangat cepat, baru tiga atau empat hari sudah berdiri seperti ini,” ujar Budi.

Budi pun berharap bahwa huntara ini dapat menarik minat masyarakat untuk pindah dari tenda pengungsian, karena jauh lebih layak dan manusiawi.

Huntara Aceh Tamiang direncanakan menampung sekitar 80 kepala keluarga (KK) untuk sementara waktu.

Kawasan huntara ini terdiri atas 7 blok bangunan modular hunian dan 1 blok tambahan dengan kapasitas 12 KK.

Setiap blok memiliki kapasitas hingga 48 orang atau 12 KK, dengan total daya tampung sekitar 336 orang dalam satu lokasi.

Seluruh kawasan huntara dilengkapi fasilitas pendukung antara lain toilet komunal, instalasi listrik, pencahayaan, serta jaringan air bersih dan sanitasi untuk mendukung kehidupan sehari-hari warga.

Secara teknis, huntara dibangun menggunakan sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja ringan yang dirancang agar kuat, cepat dibangun, dan tetap nyaman bagi penghuninya.

Bagikan
Artikel Terkait
News

Satgas Damai Cartenz Tangkap 4 Anggota KKB Anak Buah Elkius Kobak di Yahukimo

finnews.id – Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz 2026 kembali mencatatkan keberhasilan dalam...

News

Pameran Jakarta International Jewelry Fair (JIJF) 2026 di JCC Ricuh, Area Terpaksa Ditutup

finnews.id – Pameran Jakarta International Jewelry Fair (JIJF) 2026 di JCC Ricuh,...

Kenapa Kentut Bau
News

Jangan Kaget! Ini Jumlah Kentut yang Sehat pada Orang Dewasa

finnews.id – Kentut sering kali dianggap memalukan dan identik dengan gangguan pencernaan....

Hilal Awal Syawal 1446 H
News

Sidang Isbat Ramadan 1447 H Digelar 17 Februari, 96 Titik Rukyat Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia

finnews.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal...