finnews.id – Pada Minggu lalu perpustakaan Biblioteca Mario de Andrade di Sao Paulo, Brasil, menjadi lokasi pencurian dramatis yang mengejutkan dunia seni. Dua orang bersenjata berhasil membawa kabur delapan engraving karya Henri Matisse dan setidaknya lima engraving dari seniman Brasil Candido Portinari.
Kejadian berlangsung pada jam buka perpustakaan. Para pencuri dilaporkan menahan seorang petugas keamanan dan pasangan lansia yang sedang berkunjung sebelum melarikan diri dengan karya seni berharga tersebut. Menurut pihak berwenang, pelaku meninggalkan lokasi secara kaki menuju stasiun metro terdekat, dan beberapa jam kemudian satu tersangka berhasil ditangkap.
Karya Seni yang Dicuri
Engraving yang dicuri merupakan bagian dari pameran From Book to Museum, hasil kolaborasi dengan Sao Paulo Museum of Modern Art, yang berlangsung pada hari terakhir pameran.
-
Salah satu karya Matisse yang hilang termasuk kolase untuk buku seni terbatas Jazz.
-
Karya Portinari yang diambil adalah engraving untuk ilustrasi novel Menino de Engenho karya Jose Lins do Rego.
Matisse dikenal sebagai salah satu seniman paling berpengaruh di abad ke 20, sementara Portinari adalah simbol seni Modernis Brasil yang banyak mengangkat tema kehidupan pekerja pedesaan. Nilai karya yang hilang dinilai incalculable atau tidak ternilai.
Reaksi dan Penyelidikan
Perpustakaan ini dikenal sebagai perpustakaan terbesar kedua di Brasil dan gedungnya dilengkapi dengan sistem kamera pengenal wajah. Pemerintah Sao Paulo menyatakan penangkapan pertama dilakukan setelah analisis rekaman kamera pengawas.
Rekaman video yang diterbitkan oleh media Brasil G1 memperlihatkan dua pria berlari membawa apa yang tampak seperti karung berisi karya seni. Pihak berwenang masih menyelidiki detail lebih lanjut dan belum merilis daftar lengkap karya yang hilang.
Dampak Pencurian bagi Dunia Seni
Pencurian ini menimbulkan kehebohan di dunia seni internasional, terutama karena terjadi kurang dari dua bulan setelah perampokan berani di Louvre, Paris, di mana pencuri berhasil membawa kabur perhiasan berharga.
Kejadian di Sao Paulo menegaskan pentingnya keamanan ekstra di pameran seni dan perpustakaan yang menampilkan karya berharga.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi dunia seni internasional dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengamanan karya seni serta kolaborasi antara lembaga budaya dan penegak hukum.