Home Internasional Kebakaran Hong Kong, KJRI: 7 WNI Tewas, 79 Masih Dicari Keberadaannya
Internasional

Kebakaran Hong Kong, KJRI: 7 WNI Tewas, 79 Masih Dicari Keberadaannya

Bagikan
kebakaran hong kong
Kebakaran besar di kompleks Wang Fuk Court, Hong Kong, menewaskan 44 orang dan membuat 279 lainnya hilang. Renovasi gedung dan material mudah terbakar diduga menjadi pemicu cepatnya penyebaran api.Foto:Tangkapan Layar X
Bagikan

finnews.id – Tragedi kebakaran besar yang melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court di Hong Kong kembali menyisakan kabar duka bagi Indonesia.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong memastikan bahwa jumlah WNI yang meninggal dunia akibat insiden tersebut kini bertambah menjadi tujuh orang.

“Berdasarkan koordinasi dengan Hong Kong Police Force, total WNI yang meninggal dunia berjumlah 7 orang,” tulis KJRI Hong Kong dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Seluruh korban merupakan perempuan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di sektor domestik. Mereka tinggal dan bekerja di area pemukiman yang termasuk dalam zona terdampak kebakaran.

140 WNI Terdampak, 79 Belum Ditemukan

Melalui konsolidasi data ketenagakerjaan dan verifikasi lapangan, KJRI mencatat ada sekitar 140 WNI di area Wang Fuk Court. Dari jumlah tersebut:

  • 61 orang telah berhasil dikonfirmasi aman, termasuk korban meninggal
  • 79 WNI/PMI lainnya masih belum diketahui keberadaannya, dan proses pencarian terus dilakukan

Kondisi ini menambah kecemasan keluarga para pekerja migran, sementara petugas KJRI bekerja tanpa henti mengumpulkan informasi terbaru dari lokasi.

Identifikasi Jenazah dan Bantuan Darurat

Proses identifikasi para korban masih berlangsung oleh otoritas Hong Kong. KJRI menyatakan mereka bekerja sama erat dengan pihak setempat dalam penanganan jenazah serta pendampingan bagi para korban selamat.

Sebagai respon cepat, KJRI telah:
menyalurkan bantuan logistik ke beberapa titik penampungan, membuka posko bantuan di Tai Po Community Center, serta mendirikan posko layanan darurat tambahan, termasuk bantuan keimigrasian dan paspor.

Kebakaran dahsyat yang terjadi pada Rabu (26/11) itu membuat Hong Kong berduka. Hingga Jumat tengah malam (28/11), total korban jiwa mencapai 128 orang, sementara 79 orang lainnya terluka.

Otoritas Hong Kong masih menyelidiki penyebab kebakaran, dan hingga kini 11 tersangka telah ditahan atas tuduhan manslaughter—tindakan yang menyebabkan kematian tanpa unsur kesengajaan penuh.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Internasional

Setelah Sempat Ditutup 5 Jam, Wilayah Udara Iran Kembali Dibuka

IKNPOS.ID – Iran sempat menutup wilayah udara mereka di tengah kekhawatiran tentang...

Internasional

Rusia Tunggu Tanggapan AS Soal Berakhirnya Perjanjian Nuklir

finnews.id – Rusia masih menunggu tanggapan Amerika Serikat (AS) atas usulan Presiden...

Internasional

Denmark Mulai Tingkatkan Kehadiran Militer di Greenland

IKNPOS.ID – Denmark akan memperkuat kehadiran militernya di Greenland “mulai hari ini”....

Internasional

PBB merasa Prihatin atas Retorika Militeristik di Iran

finnews.id – PBB menyampaikan keprihatinan serius terhadap peningkatan retorika bernuansa militer yang...