Home Hukum & Kriminal SKANDAL KONSER TWICE! Direktur Mecimapro Fransiska Dwi Melani DITAHAN
Hukum & Kriminal

SKANDAL KONSER TWICE! Direktur Mecimapro Fransiska Dwi Melani DITAHAN

Bagikan
SKANDAL KONSER TWICE! Direktur Mecimapro Fransiska Dwi Melani DITAHAN
SKANDAL KONSER TWICE! Direktur Mecimapro Fransiska Dwi Melani DITAHAN
Bagikan

Finnews.id – Kasus dugaan penggelapan dana proyek konser TWICE 5TH WORLD TOUR “READY TO BE” di Jakarta, memasuki babak baru. Polda Metro Jaya resmi menahan Direktur PT Melani Citra Permata (Mecimapro) Fransiska Dwi Melani.

Dia ditahan terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana kerja sama konser K-Pop TWICE yang digelar pada 23 Desember 2023 di Jakarta International Stadium (JIS).

“Kami sudah memeriksa sembilan saksi dan satu ahli. Yang bersangkutan sudah ditahan karena statusnya telah menjadi tersangka,” ujar AKBP Reonald Simanjuntak, Kasubbag Penmas Polda Metro Jaya, di Jakarta, Kamis, 30 Oktober 2025.

Menurut Reonald, penyidik telah mengirimkan berkas perkara tahap I ke kejaksaan dan kini tengah menunggu hasil penelitian.

“Kami harapkan segera dinyatakan P21. Tapi kalau ada kekurangan, akan diperbaiki sesuai petunjuk jaksa,” tambahnya.

Kasus ini terdaftar dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/187/I/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 10 Januari 2025, dengan PT Media Inspirasi Bangsa (MIB) sebagai pihak pelapor.

Fransiska Dwi Melani, diduga kuat melanggar Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Ancaman pidana maksimalnya  4 tahun penjara.

Dana Kerja Sama Konser TWICE

Kuasa hukum PT MIB, Aldi Rizki, menjelaskan perkara ini berawal dari kerja sama pembiayaan konser TWICE di Jakarta.

Dalam perjanjian tersebut, PT MIB disebut telah menyalurkan sejumlah dana besar kepada pihak Mecimapro.

Namun, menurut laporan, dana tersebut tidak dikelola sesuai perjanjian dan tak pernah dikembalikan meski sudah jatuh tempo.

“Terlapor diduga menggelapkan dana kerja sama konser TWICE. Kami sudah mencoba menyelesaikannya secara musyawarah. Tapi tidak pernah direspons,” ujar Aldi Rizki.

PT MIB sempat mengirimkan surat somasi yang berisi permintaan pengembalian dana dan pembatalan perjanjian pembiayaan.

Namun, somasi tersebut juga tidak pernah direspons oleh Mecimapro. “Karena tidak ada niat baik, kami menempuh jalur hukum,” jelas Aldi.

Akibat dugaan penipuan ini, PT MIB mengklaim mengalami kerugian finansial mencapai puluhan miliar rupiah. Sehingga melapor ke Polda Metro Jaya untuk proses hukum lanjutan.

Bagikan
Artikel Terkait
Hukum & Kriminal

Polemik Tahanan Rumah Yaqut Cholil Qoumas: MAKI Resmi Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas!

finnews.id – Kasus dugaan korupsi kuota haji memasuki babak baru yang panas....

Alasan KPK Tahanan Rumah Yaqut
Hukum & Kriminal

Idap Gerd Akut dan Asma, KPK Ungkap Alasan Medis Beri Tahanan Rumah ke Mantan Menag Yaqut

Finnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan alasan di balik pemberian status...

KPK Digoyang 'Piagam MORI'! MAKI Bongkar Perlakuan Khusus Eks Menag Yaqut
Hukum & Kriminal

KPK Digoyang ‘Piagam MORI’! MAKI Bongkar Perlakuan Khusus Eks Menag Yaqut

Finnews.id – Gelombang kritik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengalir pascca...

Hukum & Kriminal

Viral, ART Aniaya Bayi Majikan di Kendari Sulawesi Tenggara

finnews.id – Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial NWS (44) diduga melakukan...