finnews.id – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyampaikan pesan khusus kepada penggantinya usai resmi terkena reshuffle kabinet, Senin, 8 September 2025. Politikus berusia 34 tahun itu berharap penerusnya bisa menjaga kesinambungan program Kemenpora yang telah ia jalankan sekaligus merampungkan agenda yang belum selesai.
“Saya berharap menteri baru dapat melanjutkan apa yang sudah kami mulai dan menyelesaikan yang masih tertunda,” ujar Dito di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 9 September 2025.
Transfer Pengalaman untuk Penerus
Dito mengaku siap berbagi pengalaman selama dua tahun memimpin Kemenpora sejak 2023. Menurutnya, proses berbagi pengetahuan penting agar transisi kepemimpinan berjalan mulus dan tidak menghambat program olahraga nasional.
“Kalau diperlukan, saya bisa transfer knowledge,” ucapnya.
Selama menjabat, ia fokus memperbaiki tata kelola olahraga melalui revisi Undang-Undang Olahraga, penyusunan ulang format Pekan Olahraga Nasional (PON), serta upaya membawa lebih banyak ajang olahraga internasional ke Indonesia.
Respek Keputusan Presiden
Dito menegaskan dirinya menghormati sepenuhnya keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan pergantian kabinet. Ia mengaku baru mendapat informasi soal perombakan sejak pagi hari.
“Itu hak prerogatif presiden, jadi saya tidak mengetahui sebelumnya,” tegas Dito.
Ia menambahkan, kursi Menpora saat ini masih menunggu pengisi baru. Nama Puteri Anetta Komarudin disebut-sebut sebagai salah satu kandidat pengganti, namun pelantikan resmi belum dilaksanakan karena calon menteri berada di luar kota.
“Sore tadi diagendakan pelantikan, tapi khusus Kemenpora masih menunggu kandidat,” ungkapnya.
Rekam Jejak dan Prestasi
Dito Ariotedjo mulai menjabat sebagai Menpora pada 2023 setelah menggantikan Zainudin Amali yang mundur karena memilih fokus sebagai Wakil Ketua Umum PSSI. Ia kemudian mengawal sektor olahraga di dua era pemerintahan, yakni Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto.