Home Ekonomi Emak-emak di Tangerang Sumringah, Harga Bahan Pokok Dilaporkan Turun Signifikan Usai Lebaran
Ekonomi

Emak-emak di Tangerang Sumringah, Harga Bahan Pokok Dilaporkan Turun Signifikan Usai Lebaran

Bagikan
Salah Satu Pedagang di Pasar Tradisional Tangerang. (Dok)
Bagikan

finnews.id – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Tangerang dilaporkan mengalami penurunan signifikan usai Lebaran.

Menurut data Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) penurunan harga bahan pokok ini terjadi di berbagai pasar tradisional dan modern.

Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain beras, cabai, bawang, daging dan minyak goreng.

“Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor utama. Setelah Lebaran, permintaan masyarakat terhadap bahan pokok cenderung menurun karena kebutuhan konsumsi tidak seintensif saat Ramadan. Akibatnya, harga ikut turun karena stok tersedia sementara pembeli berkurang,” jelas Suli, Selasa 8 April 2025.

Lanjutnya, faktor pasokan kembali stabil yaitu distribusi barang yang sempat tersendat atau melambat menjelang Lebaran mulai normal kembali.

Pasokan yang lancar membuat stok di pasar kembali banyak dan menekan harga. Faktor panen raya yaitu beberapa komoditas seperti beras atau sayuran mengalami panen raya setelah Lebaran, sehingga suplai meningkat dan harga otomatis menurun.

“Yang lainnya, faktor berakhirnya spekulasi harga. Menjelang Lebaran, ada kecenderungan pedagang menaikkan harga karena ekspektasi lonjakan permintaan. Setelah Lebaran, tekanan ini mereda dan harga kembali ke tingkat normal atau bahkan di bawah rata-rata,” katanya.

Ia pun mengimbau, masyarakat Kota Tangerang untuk memanfaatkan informasi harga pangan yang diupdate Disperindagkop UKM melalui laman Instagram @perdagangan_tangerangkota setiap harinya di sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang.

“Dengan ini, masyarakat bisa lebih dulu melihat harga komoditas yang lebih murah dibanding pasar-pasar lainnya,” tutupnya.

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...