Home Megapolitan Bupati Tangerang Kunjungi Bocah 7 Tahun yang Diisukan Dipasung, Begini Faktanya!
Megapolitan

Bupati Tangerang Kunjungi Bocah 7 Tahun yang Diisukan Dipasung, Begini Faktanya!

Bagikan
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid saat menyuapi makan DZH (7) bocah perempuan di Legok, Kabupaten Tangerang, yang diisukan dipasung. (Rikhi Ferdian)
Bagikan

finnews.id – Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengunjungi kediaman DZH (7), bocah perempuan di Legok, Kabupaten Tangerang, yang viral di media sosial (medsos) usai diisukan dipasung oleh keluarganya.

Ternyata, bocah perempuan tersebut saat ini tinggal bersama ayahnya setelah kedua orang tuanya berpisah. Ayahnya yang bekerja malam sebagai satpam khawatir akan keselamatan anaknya, sehingga sering mengunci pintu dari luar saat bekerja. Dipertegas, bukan dalam konteks pemasungan seperti yang ramai diberitakan.

Setelah melakukan pengecekan langsung, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar.

“Alhamdulillah, (DZH) sehat. Dia sering juga pulang ke rumah neneknya atau ke rumahnya sendiri. Saat ini kondisinya baik, makannya lahap, minumnya juga banyak, dan terlihat segar. Memang ada sedikit keterbatasan dalam berbicara, sehingga perlu bimbingan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia pun meminta pihak kecamatan, desa dan Puskesmas untuk memantau dan memonitoring kesehatan DZH lebih lanjut.

“Saya minta pihak kecamatan, desa dan tenaga medis Puskesmas untuk bantu memantau dan memonitor kesehatannya lebih lanjut,” ujarnya.

Dia juga berpesan kepada pihak keluarga untuk bisa lebih memberikan perhatian dan bimbingan, baik fisik maupun psikologis agar perkembangan dan pertumbuhannya semakin baik dan tidak merasa sendirian.

“Sekarang nenek dan keluarganya sudah ada di sini, mereka juga menyayangi seperti anak-anak lainnya. Mudah-mudahan ke depan bisa mendapatkan pendampingan yang lebih baik, termasuk kesempatan untuk bersekolah,” tambahnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus memantau perkembangannya dan memberikan dukungan yang diperlukan demi tumbuh kembangnya yang lebih baik.

Pihaknya juga meminta kepada pihak RT, RW, desa dan kecamatan bertindak cepat menangani hal-hal yang serupa di kemudian hari.

“Saya mohon, RT, RW, desa, kecamatan dan Puskesmas merespon dan bertindak cepat menghadapi hal-hal seperti ini di kemudian hari, sehingga informasi yang beredar segera bisa diluruskan dan tidak menimbulkan keresahan” tandasnya

Bagikan
Artikel Terkait
Megapolitan

Tumpukan Sampah Menggila di Kramat Jati, 33 Truk Diterjunkan Sekaligus

finnews.id – Persoalan tumpukan sampah yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial...

Kepadatan kendaraan di jalur Puncak Bogor
Megapolitan

Jalur Puncak Bogor Akan ‘Dirombak’: Pemkab Kaji Siapkan Skema Baru Atasi Macet Horor

finnews.id – Kemacetan kronis di Jalur Puncak yang seolah tanpa solusi mulai...

Megapolitan

One Way Arus Balik Diberlakukan di Tol Cipali Arah Jakarta, Ini Detailnya

finnews.id – Petugas Astra Tol Cipali bersama kepolisian mulai menerapkan rekayasa lalu...

Astra Tol Cipali Akhirnya Buka Jalur Contra Flow Sore Ini: Jangan Terjebak Antrean!
Megapolitan

Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Terlihat, Kendaraan ke Jabotabek Capai 1,95 Juta

finnews.id – Menjelang berakhirnya masa libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, pergerakan...