Home Ekonomi Kelangkaan LPG 3 Kg: Komisi VI DPR RI Akan Panggil Pertamina untuk Cari Solusi
Ekonomi

Kelangkaan LPG 3 Kg: Komisi VI DPR RI Akan Panggil Pertamina untuk Cari Solusi

Bagikan
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyebut akan memanggil Pertamina, buntut kelangkaan LPG 3 kg akhir-akhir ini.
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyebut akan memanggil Pertamina, buntut kelangkaan LPG 3 kg akhir-akhir ini. (Anisha/Disway)
Bagikan

finnews.id – Kelangkaan LPG 3 kg di sejumlah daerah telah mengundang perhatian serius dari masyarakat dan pemerintah.

Menanggapi isu tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menyatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil Pertamina untuk menelusuri penyebab kelangkaan gas subsidi ini.

Menurut Herman, rapat dengan Pertamina akan fokus untuk mencari tahu penyebab kelangkaan di tingkat penyaluran atau akibat kebijakan.

Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg

Herman Khaeron menjelaskan bahwa kelangkaan LPG 3 kg sangat meresahkan masyarakat, khususnya kalangan yang kurang mampu yang menjadi sasaran utama penerima subsidi.

Ia menyebutkan, dalam rapat nanti, Komisi VI DPR RI akan menggali lebih dalam apakah kelangkaan ini terjadi pada mata rantai distribusi atau akibat dari kebijakan yang tidak tepat.

“Kami akan undang Pertamina, apakah kesalahan ada pada mata rantai penyaluran atau aturan yang berlaku,” kata Herman.

Menjaga Ketepatan Sasaran Penyaluran

Sebagai barang bersubsidi, LPG 3 kg memang harus tersalurkan dengan tepat kepada mereka yang membutuhkan. Herman mengingatkan, jika ada pengecer atau agen yang menjual di luar harga eceran tertinggi (HET), maka distribusi LPG 3 kg bisa semakin tidak terkontrol.

“Ketersediaan dan keterjangkauan gas LPG 3 Kg kepada penerima yang berhak harus tetap menjadi perhatian,” ujar Herman.

Pertamina Harus Bertanggung Jawab Penuh

Herman menegaskan bahwa Pertamina harus bertanggung jawab penuh dalam memastikan penyaluran LPG 3 kg berjalan sesuai ketentuan.

Ia mendorong agar penyaluran gas subsidi ini tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga tepat harga. Dalam hal ini, jika agen atau pengecer melanggar aturan, Herman mengusulkan agar izin mereka dicabut.

“Cabut saja izinnya, pindahkan kepada yang siap,” tegasnya.

Kelangkaan LPG 3 Kg di Beberapa Daerah

Menurut Herman, kelangkaan LPG 3 kg bukan hanya terjadi di satu atau dua lokasi, melainkan sudah menyebar di beberapa daerah.

Bahkan, di beberapa tempat, pangkalan gas LPG 3 kg tidak tersedia sama sekali. “Ini menjadi perhatian penting bagi kami untuk segera menindaklanjuti,” katanya.

Langkah Selanjutnya

Meski belum mengetahui kapan rapat dengan Pertamina akan digelar, Herman memastikan bahwa masalah kelangkaan LPG 3 kg akan segera menjadi pembahasan dalam rapat Komisi VI DPR RI.

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...