Home Ekonomi Pertamina Patra Niaga Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Harga LPG 3 Kg di Pangkalan Resmi
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Harga LPG 3 Kg di Pangkalan Resmi

Pertamina Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga LPG 3 Kg

Bagikan
Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa tidak ada kenaikan harga LPG 3 kg bersubsidi di seluruh pangkalan resmi di Indonesia
Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa tidak ada kenaikan harga LPG 3 kg bersubsidi di seluruh pangkalan resmi di Indonesia. (Sabrina/Disway)
Bagikan

finnews.id – Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa harga LPG 3 kg bersubsidi di seluruh pangkalan resmi Indonesia tetap stabil dan tidak ada kenaikan.

Masyarakat diminta untuk tidak terpengaruh dengan informasi yang salah terkait harga LPG.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, mengungkapkan bahwa harga LPG 3 kg tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET);

HET tersebut sesuai dengan ketetapan pemerintah daerah masing-masing.

Heppy menekankan bahwa tidak ada perubahan harga yang berlaku di pangkalan resmi LPG 3 kg.

“Pangkalan resmi yang menjual LPG 3 kg tetap mematuhi HET yang telah ditetapkan. Jika ada harga yang lebih tinggi, kemungkinan besar pembelian dilakukan di luar pangkalan resmi atau melalui pengecer yang tidak berlisensi,” ujar Heppy pada Jumat, 31 Januari 2025.

Pentingnya Membeli LPG 3 Kg di Pangkalan Resmi

Heppy juga mengingatkan masyarakat untuk membeli LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi untuk memastikan harga yang sesuai ketentuan.

Pangkalan resmi dapat terlihat dengan mudah melalui papan nama atau spanduk yang mencantumkan status resminya serta harga jual yang sesuai dengan HET.

Selain itu, pembelian di pangkalan resmi juga menjamin kualitas dan keamanan produk LPG

Saat ini, Pertamina memiliki lebih dari 259.000 pangkalan resmi di seluruh Indonesia. Dengan semakin banyaknya titik distribusi resmi ini, masyarakat semakin mudah mengakses LPG 3 kg dengan harga yang terjamin.

Pertamina juga terus memperluas jaringan distribusi melalui program One Village One Outlet (OVOO), yang bertujuan menyediakan outlet resmi di setiap desa.

Pertamina Patra Niaga Meningkatkan Aksesibilitas LPG 3 Kg ke Seluruh Masyarakat

Melalui program OVOO, Pertamina Patra Niaga berusaha menjangkau lebih banyak daerah dan meningkatkan aksesibilitas LPG 3 kg bagi masyarakat.

Program ini tidak hanya menambah jumlah pangkalan resmi, tetapi juga mendorong pengecer yang sebelumnya tidak terdaftar untuk bergabung menjadi pangkalan resmi.

Selain itu, bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan LPG 3 kg atau menemui harga yang lebih tinggi dari HET, Pertamina Patra Niaga mengimbau untuk segera menghubungi call center 135 untuk penanganan lebih lanjut.

Ini akan membantu memastikan bahwa harga yang berlaku sesuai dengan ketentuan.

Pertamina Jamin Harga LPG 3 Kg Tetap Sesuai HET di Pangkalan Resmi

Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa harga LPG 3 kg bersubsidi di seluruh pangkalan resmi Indonesia tetap sesuai dengan HET dan tidak ada kenaikan harga.

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...