finnews.id — Sejarah baru saja tercipta di panggung sepak bola dunia melalui aksi memukau megabintang dunia, Cristiano Ronaldo. Penyerang legendaris tersebut resmi mengukuhkan diri menjadi pemain tertua yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia saat Portugal menekuk Kroasia 2-1. Momen krusial ini terjadi pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion BMO Field, Toronto, Amerika Serikat, Jumat, 3 Juli 2026 WIB.

Berdasarkan keterangan resmi FIFA melalui laman utamanya yang dipantau di Jakarta, sang kapten menorehkan pencapaian luar biasa ini pada usia 41 tahun.

“Berdasarkan keterangan FIFA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, pemain berusia 41 tahun itu menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah babak gugur, mengungguli sahabat dan rekan setimnya, Pepe, yang berusia 39 tahun.”

Catatan emas ini lahir pada penampilan kesembilan CR7 di fase sistem gugur turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat tersebut. Sang penyerang sekaligus kapten Portugal itu mencetak gol melalui eksekusi dari titik putih pada menit ke-68. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Portugal usai meninjau tayangan asisten wasit video (VAR) akibat pelanggaran pemain Kroasia di kotak terlarang.

Sumbangan gol dari titik putih tersebut langsung mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1. Gol ini sekaligus membangkitkan semangat juang skuad Portugal yang sebelumnya sempat tertinggal dari sang lawan.

Performa Agresif dan Perubahan Taktik Roberto Martinez

Sepanjang jalannya laga, Ronaldo berulang kali mengancam pertahanan Kroasia lewat pergerakannya yang agresif. Ia sempat melepaskan peluang emas pada babak pertama, meski sempat terjebak dalam posisi offside pada awal babak kedua.

Setelah menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti dengan sempurna, Ronaldo tetap menjadi momok menakutkan bagi lini belakang Kroasia. Pelatih Roberto Martinez kemudian menariknya keluar dan memasukkan Ruben Neves pada menit ke-81 sebagai bagian dari penyegaran taktik tim.

Drama Menit Akhir dan Tiket Menuju Babak 16 Besar

Meski sang kapten sudah meninggalkan lapangan pertandingan, Selecao das Quinas tetap mampu menjaga intensitas tekanan hingga penghujung laga. Upaya pantang menyerah tersebut akhirnya membuahkan hasil manis pada masa tambahan waktu. Rafael Leao mengirimkan umpan matang yang sukses diselesaikan oleh Goncalo Ramos menjadi gol penentu pada menit ke-90+4.

Kroasia sebenarnya sempat mencetak gol balasan di menit-menit akhir menjelang laga usai. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah pemeriksaan VAR menunjukkan telah terjadi posisi offside, sehingga Portugal sukses mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan dramatis ini memastikan langkah Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pada laga berikutnya yang akan berlangsung Selasa (7/7) WIB, mereka bakal menantang rival semenanjung Iberia, Spanyol. Pertemuan bertajuk derbi Iberia ini diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik dan menegangkan pada fase gugur turnamen kali ini.